Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

FORKODA PP-DOB Sulsel Siap Dilantik, Mesin Pemekaran Dipanaskan

305
×

FORKODA PP-DOB Sulsel Siap Dilantik, Mesin Pemekaran Dipanaskan

Sebarkan artikel ini
FORKODA PP-DOB Sulsel Siap Dilantik, Mesin Pemekaran Dipanaskan
Forum Komunikasi Daerah (FORKODA) Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru (PP-DOB) Provinsi Sulawesi Selatan memastikan kesiapan pelantikan pengurus sekaligus rapat kerja yang akan digelar Minggu, 18 Januari 2026.

MAKASSAR—Forum Komunikasi Daerah (FORKODA) Percepatan Pembentukan Daerah Otonom Baru (PP-DOB) Provinsi Sulawesi Selatan memastikan kesiapan pelantikan pengurus sekaligus rapat kerja yang akan digelar Minggu, 18 Januari 2026.

Agenda ini menjadi penanda dimulainya konsolidasi serius perjuangan pemekaran wilayah di Sulsel.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Kepastian tersebut mengemuka dalam rapat panitia pelaksana yang berlangsung di HSA Building, Jalan Toddopuli VII, Makassar, Minggu (11/1/26).

Rapat membahas kesiapan teknis hingga pemantapan agenda strategis FORKODA PP-DOB Sulsel.

Ketua Panitia Pelaksana, Nurliati Sirrang Danga, menyebut pelantikan pengurus akan dirangkaikan dengan rapat kerja dan dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, mulai pukul 14.00 WITA.

“Pelantikan dan raker FORKODA PP-DOB Sulsel telah diputuskan di Hotel Claro. Panitia saat ini fokus mematangkan seluruh persiapan agar kegiatan berjalan lancar dan tertib,” ujar Nurliati.

Pelantikan ini menandai pengukuhan kepengurusan hasil Musyawarah Daerah (Musda) FORKODA PP-DOB Sulsel yang digelar pada 5 Februari 2025 lalu.

Ketua Formateur FORKODA PP-DOB Sulsel, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, menegaskan FORKODA menjadi ruang konsolidasi berbagai elemen pengurus Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) di Sulawesi Selatan agar perjuangan pemekaran daerah berjalan lebih terarah dan terstruktur.

“Di FORKODA Sulsel, kami menghimpun seluruh pengurus CDOB. Forum ini menjadi ruang komunikasi dan koordinasi agar ikhtiar pemekaran daerah dapat dikonsolidasikan dengan baik dan terhubung dengan perjuangan di tingkat nasional,” kata Hasbi.

Menurutnya, perjuangan pemekaran di daerah terhubung langsung dengan Forum Komunikasi Nasional (FORKONAS) PP-DOB sebagai induk organisasi di tingkat pusat. FORKONAS saat ini dipimpin H. Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI.

“Melalui FORKONAS, perjuangan pemekaran daerah dilakukan secara lebih strategis karena langsung berhadapan dengan pemerintah pusat dan didukung ratusan pengurus CDOB dari seluruh Indonesia,” jelasnya.

Di Sulawesi Selatan, sejumlah CDOB yang telah terdaftar dan tergabung dalam FORKODA PP-DOB Sulsel antara lain CDOB Provinsi Luwu Raya, Kabupaten Luwu Tengah, Kabupaten Womantorau (Luwu Timur Barat), Kabupaten Toraja Barat, Provinsi Bone Raya, Kabupaten Bone Barat, serta Kepulauan Selayar.

Hasbi berharap, pelantikan dan rapat kerja ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus awal pemanasan “mesin pemekaran” daerah otonom baru di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan SK Pengurus FORKODA PP-DOB Sulsel, Hasbi Syamsu Ali didampingi Andi M. Hasbi Assiddick sebagai Wakil Ketua, Udhi Syahruddin Hamun sebagai Sekretaris, dan Andi Mandassini sebagai Wakil Sekretaris. Posisi Bendahara diemban Ibrahim Bija’, didampingi Jamal Andi sebagai Wakil Bendahara.

Struktur organisasi FORKODA PP-DOB Sulsel juga dilengkapi Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, Dewan Pengarah, Dewan Pakar, serta sejumlah divisi pendukung untuk memperkuat kerja-kerja organisasi. (Cr/Ag4ys)


Citizen Reporter: Asri Tadda

Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.

error: Content is protected !!