PANGKEP—Generasi Baru Indonesia (GenBI) Sulsel, melalui Deputi Kesehatan dan Pendidikan sukses menggelar Program GenBI LENTERA dengan tema “Cerdas Sehat, Masa Depan Hebat” di Pulau Satando, Kabupaten Pangkep, selama dua hari (21-22 September 2024) bertujuan memberikan edukasi di bidang pendidikan dan kesehatan bagi generasi muda dan masyarakat setempat.
Melalui keterangan tertulisnya yang diterima mediasulsel.com Jum’at (27/9/2024) Ketua Panitia, Nurul Eka Saputri, mengaku bersyukur atas lancarnya pelaksanaan kegiatan dan antusiasme para peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja. Menurutnya edukasi di hari pertama fokus pada pentingnya pendidikan bagi masa depan anak-anak..
Ketua Forum Cendekia Maritim, Yusril S.H., menyatakan rasa kagumnya terhadap Bank Indonesia melalui GenBI yang berperan lebih dari sekadar pengelola mata uang, namun juga berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, kesehatan, dan sosial.
“Kontribusi GenBI sangat luas dan menyentuh banyak aspek yang dibutuhkan masyarakat, khususnya di daerah terpencil seperti ini,” ujarnya.
Ketua GenBI Sulsel Josafat Togap Hamonangan Sinaga menyampaikan bahwa Bank Indonesia mendukung kegiatan ini, dengan memberikan donasi buku-buku edukatif bagi anak-anak. Ia juga menekankan bahwa meskipun terdapat tantangan cuaca, semangat GenBI untuk berkontribusi kepada masyarakat tidak pernah pudar.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi kreatif. Aktivitas ini mendorong semangat kebersamaan dan kreativitas anak-anak. Selain itu, diberikan edukasi tentang penggunaan gadget secara bijak, yang disampaikan secara interaktif sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.
Ketua RT Pulau Satando, Sampe, mengapresiasi kegiatan ini yang memotivasi anak-anak untuk belajar lebih giat. Ia berharap anak-anak Pulau Satando bisa mendapatkan beasiswa pendidikan dari Bank Indonesia agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sementara pada hari kedua kegiatan difokuskan pada edukasi kesehatan, yang melibatkan ibu-ibu dan orang tua di Pulau Satando, diantaranya demo memasak Makanan Pendamping ASI (MPASI), Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan sosialisasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) rupiah.
Dalam kegiatan demo masak MPASI, Ibu-ibu peserta diperkenalkan pada menu yang sehat dan bergizi untuk anak-anak, yaitu bola nasi yang tidak hanya menarik, tetapi juga kaya nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Di waktu yang bersamaan, dilakukan pemeriksaan kesehatan bagi orang tua, mencakup pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Sementara itu, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) difokuskan pada cara mencuci tangan yang benar.
Melihat variasi kegiatan yang begitu menarik, Zainuddin, mengaku sangat berterima kasih karena kegiatan yang dilaksanakan sangat bermanfaat, baik untuk pendidikan anak-anak maupun pemeriksaan kesehatan bagi orang tua.
“Kami berharap GenBI dapat kembali lagi dengan program-program lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami,” tegas Zainuddin.
Salah satu warga yang mengaku bernama Nuraeni, juga menyampaikan rasa syukurnya, karena selama ini mereka jarang mendapat layanan kesehatan langsung seperti ini, dan kali ini lebih banyak ibu-ibu yang datang untuk memeriksakan diri.
Acara ditutup dengan sosialisasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah yang dilakukan secara door-to-door. Anggota GenBI SulSel mengedukasi warga tentang pentingnya menjaga kualitas uang Rupiah dan memastikan penggunaan uang yang sah di masyarakat.
Selama dua hari, GenBI LENTERA berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat Pulau Satando, baik dari segi pendidikan bagi anak-anak maupun kesehatan bagi orang tua. Antusiasme masyarakat pulau satando dan dukungan penuh dari GenBI Sulsel menunjukkan betapa pentingnya pendidikan dan kesehatan di masa depan serta memberikan dampak yang luar biasa. (MP/Ag4ys)
Citizen Reporter: Sri Maharani Amalia dan Muh. Izzul Muslimin

















