Memuat Ramadhan...
Memuat waktu Makassar...
BMKG
Memuat data BMKG Sulsel...
LIVE
Pangkep

Total Delapan Korban ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

706
×

Total Delapan Korban ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung

Sebarkan artikel ini
Total Delapan Korban ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bulusaraung
Tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dengan temuan terbaru ini, total korban yang telah ditemukan hingga Kamis (22/1/2026) berjumlah delapan orang.

PANGKEP—Tim SAR gabungan kembali menemukan enam korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dengan temuan terbaru ini, total korban yang telah ditemukan hingga Kamis (22/1/2026) berjumlah delapan orang.

Dari delapan korban tersebut, dua jenazah telah teridentifikasi, masing-masing atas nama Florencia Lolita Wibisono yang merupakan pramugari serta Deden Maulana, staf Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tim juga menemukan satu potongan tubuh manusia yang masih dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Info terakhir dari anggota kami yang masih di lapangan, hari ini ditemukan kembali enam korban,” ujar Dantim Damkarmat Kota Makassar, Hidayat, kepada mediasulsel.com, Kamis (22/1/2026).

Hidayat menjelaskan, enam korban tersebut ditemukan dalam radius sekitar 50 meter dari titik penemuan korban pertama, yakni Deden Maulana. Seluruh korban berada di area bawah puncak Gunung Bulusaraung.

ADVERTISEMENT

“Posisinya ada di bawah puncak gunung. Tim masih terus menyisir sisi lain lokasi. Kita menunggu perkembangan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi mengatakan delapan korban dan satu potongan tulang telah berhasil ditemukan dalam operasi pencarian.

“Kita bersyukur sudah delapan korban ditemukan dan satu tulang. Mudah-mudahan jumlahnya bisa bertambah sehingga seluruh korban dapat ditemukan,” kata Dody seperti dikutip dari CNN Indonesia.

ADVERTISEMENT

Ia menyampaikan, proses evakuasi masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan menggunakan teknik jetring untuk mengangkat jenazah ke puncak Gunung Bulusaraung.

“Kita doakan bersama prosesnya bisa berjalan lancar sehingga seluruh jenazah dapat diangkat menuju puncak. Dari puncak akan dievakuasi ke posko, lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ucapnya.

Dody menambahkan, tim SAR mengerahkan tim rescue vertikal dalam proses tersebut, dengan tantangan medan yang curam dan kondisi cuaca di lokasi.

“Mudah-mudahan cuaca membaik. Jika sudah sampai di posko dan dilakukan labeling oleh tim DVI, penjemputan direncanakan menggunakan helikopter di lapangan bola Desa Tompo Bulu. Namun jika cuaca tidak mendukung, jalur darat tetap menjadi pilihan seperti sebelumnya,” tutup Dody. (Ag4ys)

Konten dilindungi Β© Mediasulsel.com