MAKASSAR—Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyaksikan langsung penyerahan black box pesawat ATR 42-500 PK-THT dari Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii kepada Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono. Penyerahan berlangsung di Kantor Basarnas Makassar, Kamis (22/1/2026).
Penyerahan black box tersebut menjadi tahapan krusial dalam proses investigasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Data dari perangkat ini diharapkan dapat mengungkap secara detail penyebab kecelakaan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Perhubungan Komjen (Purn) Suntana, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, serta unsur Forkopimda Sulsel lainnya.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman berharap, dengan ditemukannya black box, proses penyelidikan dapat berjalan cepat, objektif, dan transparan. Ia menegaskan pentingnya hasil investigasi sebagai dasar evaluasi keselamatan penerbangan ke depan.
“Semoga dengan ditemukannya black box ini dapat mengungkap penyebab kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi, mulai dari tim SAR, TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat yang turut membantu di lapangan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah bekerja keras dalam proses pencarian. Kita mohon doa dan restu, semoga upaya ini dapat segera menemukan korban lainnya yang belum dievakuasi, dan kita tetap berharap yang terbaik,” tutupnya.
Diketahui, hingga saat ini dua korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga. Sementara enam korban lainnya telah ditemukan dan masih dalam proses evakuasi. (Y5l/Ag4ys)



















