TORAJA UTARA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Toraja Utara menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk mengamankan dukungan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar sekaligus menyatakan komitmennya mendukung berbagai program strategis di Bumi Pongtiku.
Komitmen tersebut mengemuka setelah Gubernur meminta langsung Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong menyampaikan kebutuhan paling mendesak bagi daerah.
Menjawab permintaan itu, Bupati mengusulkan dua program prioritas, yakni pembangunan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) di Panga’ serta pengembangan kawasan hilirisasi kopi di Bokin yang dipadukan dengan konsep agrowisata.
Menurut Frederik, kawasan Bokin memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai sentra produksi kopi, tetapi juga destinasi agrowisata yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat. Pengembangannya direncanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Toarco, serta memanfaatkan dukungan lahan sekitar 100 hektare dari Kementerian Pertanian.
Merespons usulan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan langsung memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sebesar Rp10 miliar.
Selain bantuan dana, Pemprov Sulsel juga menyerahkan buffer stock logistik penanggulangan bencana senilai Rp200.603.998, satu unit traktor roda empat untuk mendukung sektor pertanian, serta hibah rumah ibadah senilai Rp150 juta yang disalurkan kepada lima gereja di Toraja Utara.
Kelima rumah ibadah penerima hibah tersebut yakni Gereja Gerakan Pantekosta Jemaat Anugerah Bela di Kecamatan Sa’dan, Gereja Gerakan Pantekosta Jemaat Sion Padang di Kecamatan Tondon, Gereja Pantekosta Serikat Jemaat Imanuel di Kecamatan Buntu Pepasan, Gereja Pantekosta Tabernakel Alfa Omega di Kecamatan Baruppu’, dan Gereja Katolik Santo Paulus di Kecamatan Balusu.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Toraja Utara, termasuk penyelesaian sejumlah ruas jalan strategis seperti akses menuju Pangala’ yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur bersama Wakil Gubernur Sulsel meresmikan sejumlah proyek pembangunan melalui penandatanganan prasasti revitalisasi lima sekolah menengah atas, yakni UPT SMA Negeri 11 Toraja Utara, SMA Katolik Toraja Utara, UPT SMA Negeri 6 Toraja Utara, UPT SMA Negeri 7 Toraja Utara, dan SMA Kristen Barana’.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan Prasasti Peresmian Jalan Perangian-Pangala’ dan Jembatan Ka’da yang dibangun melalui Anggaran Tahun 2025.
Gubernur juga mengumumkan rencana ground breaking pembangunan jaringan irigasi di kawasan Jalan Poros Lombongan, Bori-Bori Lombongan. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat produktivitas pertanian sekaligus menunjang pengembangan kawasan wisata Toraja Utara.
Sementara itu, Bupati Frederik Victor Palimbong menegaskan pemerintah daerah terus menggenjot pembangunan meski menghadapi keterbatasan fiskal.
Ia menyebut berbagai program prioritas tetap berjalan melalui efisiensi anggaran, mulai dari pembangunan jalan, pengelolaan sampah di Kecamatan Karua, hingga penyediaan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP.
Pemerintah daerah juga tengah membangun Taman Andalan di Rante Radda’, Kecamatan Sa’dan, yang akan dilengkapi berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan padel, basket, voli, bulu tangkis, dan mini soccer.
“Kerja saja dengan baik, kerja tidak usah kita ke sana-kemari menyalahkan siapa-siapa,” kata Frederik, mengutip pesan yang selama ini disampaikan Gubernur Sulsel.
Mengusung tema “Bersinergi, Berkarakter untuk Toraja Utara yang Maju, Makmur dan Menyenangkan”, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Menurutnya, pembangunan bukan hanya menghadirkan infrastruktur bagi generasi mendatang, tetapi juga mewariskan nilai kebersamaan, kerukunan, dan cinta kasih yang menjadi identitas masyarakat Toraja.
Peringatan HUT ke-18 Kabupaten Toraja Utara turut dihadiri Pimpinan KPK RI, Wakil Gubernur Sulsel, jajaran DPRD Provinsi Sulsel, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, Wakil Bupati Toraja Utara, Forkopimda Toraja Utara dan Tana Toraja, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta undangan lainnya. (4nny)













