MAKASSAR — Harga kebutuhan pokok yang kerap berfluktuasi menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar. Untuk menjaga daya beli warga, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Rabu (9/9/2026).
GPM yang dimulai pukul 09.00 WITA ini menghadirkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan rata-rata harga pasar. Program tersebut menjadi salah satu strategi Pemkot Makassar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menekan tekanan harga.
Sejumlah komoditas tersedia dalam kegiatan ini, mulai dari beras, minyak goreng, telur, gula pasir, aneka bumbu dapur hingga produk olahan lainnya.
DKP Kota Makassar melalui Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan secara rutin menggelar GPM tiga kali dalam sepekan. Lokasinya berpindah dari satu kelurahan ke kelurahan lainnya agar akses pangan murah semakin dekat dengan masyarakat.
Tak sekadar menghadirkan sembako murah, program tersebut juga dirancang untuk memperpendek rantai distribusi pangan. DKP menggandeng Perum Bulog, distributor serta kelompok tani binaan dalam memastikan pasokan tetap tersedia dan harga dapat dijangkau masyarakat.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kota Makassar. Pemerintah berupaya memastikan gejolak harga pangan tidak terlalu membebani pengeluaran rumah tangga.
Dengan menyasar langsung kawasan permukiman warga, GPM diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan pangan berkualitas dengan harga lebih bersahabat.
DKP Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pelaksanaan GPM. Program tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan, mendukung pengendalian inflasi, sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
Bagi warga, kehadiran GPM di tingkat kelurahan menjadi akses alternatif untuk mendapatkan kebutuhan pokok tanpa harus bergantung sepenuhnya pada harga pasar yang dinamis. (70n)













