TORAJA UTARA – Pembangunan ruas jalan menuju Pangngala’, Kabupaten Toraja Utara, yang selama bertahun-tahun terkendala medan ekstrem dan rawan longsor akhirnya mulai ditangani. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menandai dimulainya Pelaksanaan Preservasi Jalan Paket 6 Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2026 melalui ground breaking di Ke’pe, Kecamatan Kapalapitu, Sabtu (25/7/2026).
Peletakan batu pertama yang berlangsung di depan SD Negeri 1 Ke’pe itu merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Gubernur Sulsel dalam peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Toraja Utara.
Andi Sudirman mengatakan pembangunan ruas menuju Pangngala’ telah lama tertunda karena kondisi geografis yang berat dan kerap dilanda longsor. Oleh sebab itu, pemerintah menerapkan penanganan khusus agar proses pengerjaan dapat berjalan lebih optimal.
“Untuk pengerjaan jalan menuju Pangngala’ sudah lama tertunda karena medannya berat. Karena itu kita lakukan treatment khusus, semoga pekerjaannya berjalan lancar,” ujar Andi Sudirman usai ground breaking.
Menurutnya, ruas jalan tersebut menjadi salah satu proyek infrastruktur yang paling menantang di Sulawesi Selatan. Selain berada di kawasan rawan longsor, pelaksanaan proyek juga membutuhkan kontraktor yang memiliki kemampuan menangani pekerjaan di medan ekstrem.
Pemerintah Provinsi Sulsel berharap proyek preservasi ini dapat memperlancar akses transportasi masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Toraja Utara.
Berdasarkan data yang disampaikan di lokasi, panjang ruas jalan yang ditangani mencapai lebih dari 12 kilometer, dengan sekitar 3,7 kilometer di antaranya dalam kondisi rusak.
Ke’pe, Kecamatan Kapalapitu, berada di ketinggian sekitar 1.550 meter di atas permukaan laut. Informasi tersebut disampaikan Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong saat berdialog dengan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi di lokasi kegiatan.

Andi Sudirman berharap pembangunan jalan tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat menuju Pangngala’ dan wilayah lainnya di Toraja Utara.
“Harapannya untuk mempermudah konektivitas jalan ke Pangngala’ dan Toraja Utara,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong juga berharap pembangunan jalan dapat dilanjutkan hingga Baruppu’ atau Salu Baruppu’, yang menjadi akses penghubung menuju Provinsi Sulawesi Barat. Menurutnya, keberlanjutan pembangunan ruas tersebut akan semakin memperkuat konektivitas kawasan utara Toraja Utara.
Kegiatan ground breaking turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, Sekretaris Daerah Toraja Utara Salvius Pasang, Ketua TP PKK Toraja Utara Damayanti B. Palimbong, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, pejabat Pemprov Sulsel, kepala OPD Kabupaten Toraja Utara, Camat Kapalapitu, Kepala Lembang Benteng Ka’do, Polo Padang, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. (4nny)














