SIDRAP – Meningkatnya kasus perundungan di lingkungan pendidikan mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi tentang pencegahan bullying dan perlindungan hukum bagi pelajar di MTs DDI Al Barakah Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap.
Sesuai keterangan tertulis yang diterima mediasulsel.com, Minggu (26/7/2026) program bertajuk “Pencegahan Bullying dan Penguatan Perlindungan Hukum di Lingkungan Sekolah” ini berlangsung di Aula Utama MTs DDI Al Barakah pada Rabu, 22 Juli 2026 mulai pukul 08.00 WITA. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya perundungan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun psikologis, serta pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Dalam sosialisasi yang dikemas secara interaktif, mahasiswa KKN Unhas mengajak siswa mengenali berbagai bentuk bullying beserta dampaknya terhadap kesehatan mental dan proses belajar korban. Para peserta juga diajak membangun sikap saling menghargai, peduli, dan berempati terhadap sesama teman.
Selain membahas aspek sosial dan psikologis, kegiatan ini turut memberikan pemahaman dasar mengenai perlindungan hukum bagi anak. Para siswa didorong untuk berani menolak segala bentuk perundungan, tidak menjadi pelaku maupun pembiar, serta melaporkan setiap tindakan bullying kepada guru atau pihak yang berwenang.
Penanggung jawab program, Imran Amril, menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk belajar dalam lingkungan yang aman tanpa rasa takut.
“Setiap siswa berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari rasa takut. Melalui edukasi ini, kami ingin menumbuhkan keberanian dalam diri siswa untuk saling melindungi, menolak segala bentuk perundungan, serta memahami aspek perlindungan hukum yang menjaga hak-hak mereka di sekolah,” ujar Imran Amril.
Sosialisasi mendapat respons positif dari para pelajar yang aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari praktik perundungan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 berharap budaya saling menghormati dan kepedulian antarsiswa semakin kuat di MTs DDI Al Barakah Teteaji. Kegiatan ditutup dengan deklarasi bersama menolak segala bentuk bullying di lingkungan sekolah, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta. (Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: Kharina Puspita Ningrum (Mhasiswa Sastra Inggris Unhas)













