SIDRAP — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas), Nur Andini, menggelar sosialisasi dan edukasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARI) melalui inovasi olahan abon ikan di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (24/7/2026).
Program kerja individu mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perikanan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sekaligus mengoptimalkan potensi hasil perikanan lokal menjadi produk bernilai tambah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Teteaji itu tidak hanya menghadirkan edukasi mengenai manfaat gizi ikan, tetapi juga demonstrasi pengolahan ikan menjadi abon yang bergizi, tahan lama, dan praktis dikonsumsi. Inovasi tersebut diharapkan menjadi alternatif menu sehat bagi keluarga, khususnya untuk meningkatkan minat anak mengonsumsi ikan.
Nur Andini mengatakan, pengolahan ikan menjadi abon merupakan salah satu upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
“Melalui kegiatan GEMARI ini, kami ingin mendorong pemanfaatan hasil lokal Desa Teteaji agar bernilai tambah. Pengolahan ikan menjadi abon tidak hanya meningkatkan kesadaran gizi masyarakat, tetapi juga memberikan keterampilan praktis olahan pangan yang bergizi dan ekonomis bagi keluarga,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Warga aktif mengikuti sesi penyampaian materi, demonstrasi pengolahan abon ikan, hingga diskusi interaktif mengenai teknik pengolahan dan manfaat konsumsi ikan bagi kesehatan.
Selain mendukung pemenuhan gizi keluarga, inovasi abon ikan juga dinilai memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis perikanan yang dapat menambah nilai ekonomi masyarakat Desa Teteaji.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, pencicipan produk abon ikan hasil demonstrasi, serta foto bersama antara mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin dan masyarakat Desa Teteaji sebagai penanda berakhirnya rangkaian edukasi GEMARI.(Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: Karina Puspita Ningrum (mahasiswa Sastra Inggris Unhas)













