Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

Hasanuddin Leo Saroti Pemilu Raya

1054
×

Hasanuddin Leo Saroti Pemilu Raya

Sebarkan artikel ini
Hasanuddin Leo Saroti Pemilu Raya
Hasanuddin Leo, Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar. (Foto: Ist)

MAKASSAR—Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar menyoroti rencana Pemilihan Ketua RT/RW atau yang dikenal dengan istilah Pemilu raya yang akan digelar Pemerintah Kota Makassar bulan November yang akan dating.

Hasanuddin Leo meminta rencana Pemilu Raya yang akan delaksanakan secara e-voting dapat dikembalikan ke cara konvensional guna menghindarkan potensi terjadinya kecurangan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Selain itu, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga meminta agar anggaran pelaksanaan pemilu raya Rp2,9 miliar direvisi, karena dinalai terlalu besar.

Hal itu disampaikan Hasanuddin Leo saat menyampaikan tanggapan Banggar dalam Rapat Paripurna pengesahan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2022, di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar,  Jumat (30/09/2022) kemarin.

Untuk diketahui APBD-P Kota Makassar tahun 2022 ditetapkan belanja daerah sebesar Rp4.669.859.144.499,65, dengan Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp3.984.594.321.856,00,- , sehingga terdapat defisit anggaran sebesar Rp715.264.822.643,65,-

Kemudian pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan daerah sebesar Rp722.764.822.643,65, dan defisit pengeluaran sebesar Rp7.500.000.000,-

Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi yang hadir mewakili Wali Kota Makassar, pada kesempatan itu bersyukur karena penetapan APBD-P bisa terlaksana sesuai jadwal yang ditetapkan.

Sementara mengenai pemilu raya RT-RW dengan cara evoting menurut Fatmawati harus dilaksanakan sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan. (*/464Ys)

error: Content is protected !!