Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Sulsel

Ilham Husen Pimpin JMSI Sulsel 2025–2030, Pemerintah Siap Berkolaborasi

556
×

Ilham Husen Pimpin JMSI Sulsel 2025–2030, Pemerintah Siap Berkolaborasi

Sebarkan artikel ini
Ilham Husen Pimpin JMSI Sulsel 2025–2030, Pemerintah Siap Berkolaborasi
Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan menetapkan Ilham Husen sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) periode 2025–2030. Ilham terpilih secara aklamasi dalam Musda yang digelar di Hotel Almadera, Makassar, Sabtu (9/8/2025).

MAKASSAR—Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan menetapkan Ilham Husen sebagai Ketua Pengurus Daerah (Pengda) periode 2025–2030. Ilham terpilih secara aklamasi dalam Musda yang digelar di Hotel Almadera, Makassar, Sabtu (9/8/2025).

“Memutuskan, menetapkan saudara Ilham Husen sebagai ketua formatur Pengurus Daerah JMSI Sulawesi Selatan periode tahun 2025–2030,” tegas pimpinan sidang, Rizal Pausi, saat mengesahkan hasil pemilihan.

Musda ini dihadiri sekitar 30 perwakilan media online, baik dari Makassar maupun sejumlah daerah seperti Kabupaten Wajo.

Dalam pidato perdananya, Ilham menegaskan komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan anggota, membantu perusahaan media memenuhi standar verifikasi Dewan Pers, serta menghadirkan sekretariat JMSI Sulsel sebagai pusat koordinasi dan kolaborasi.

“JMSI Sulsel harus menjadi rumah besar bagi semua anggota. Kita akan fokus memperkuat kapasitas perusahaan media dan memastikan kesejahteraan para pelaku media,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Muhammad Roem, dan Sekretaris Dinas Kominfo Sulsel, Sultan Rakib.

Roem berharap JMSI mampu memberi manfaat nyata dalam penyampaian program pemerintah kepada masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa Pemkot Makassar tengah menyiapkan regulasi kerja sama media, termasuk penataan standar kerja dan tenaga, di mana JMSI diharapkan berperan aktif melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD).

“JMSI harus bersinergi dengan pemerintah, membantu menyusun regulasi yang baik, serta membuka ruang diskusi seluas-luasnya untuk melahirkan program kerja positif,” kata Roem.

Sementara itu, Sultan Rakib menyoroti tantangan media di era digital, khususnya perubahan pola konsumsi informasi di kalangan Generasi Z.

“Gen Z lebih suka menonton daripada membaca. Tidak ada salahnya media mengubah konten teks menjadi video singkat untuk menjangkau audiens muda,” jelasnya.

Ia menambahkan, JMSI diharapkan menjadi angin segar dalam menjaga verifikasi informasi dan meluruskan hoaks yang kerap beredar di media sosial.

Dari JMSI Pusat, Sekretaris Bidang Potensi Daerah, Akbar Endra, mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan media.

“Media siber harus menjadi corong informasi publik. Jangan ada intervensi politik dalam pengelolaan media. Semua owner harus punya kekuatan lobi untuk menjaga independensi,” tegasnya.

Musda JMSI Sulsel ini juga dihadiri Wakil Sekjen JMSI Pusat, Sabri, M.Kes, yang saat ini menjabat Plt Ketua SMSI Sulsel. (Y5l/4dv)

Konten dilindungi © Mediasulsel.com
Advertisement