Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
Media Kampus

Inilah Program Kerja Humanikom Fisip Unismuh Makassar

515
×

Inilah Program Kerja Humanikom Fisip Unismuh Makassar

Sebarkan artikel ini
Inilah Program Kerja Humanikom Fisip Unismuh Makassar
Syafii Yasir, Sekretaris Humanikom Fisip Unismuh Makassar periode 2018-2019. (foto: dok)

MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Humanikom) Fisip Unismuh Makassar mulai hadir di kampus sejak 2 Oktober 2015. Kepengurusan juga sudah berganti dua kali periode.

Kepengurusan Humanikom periode 2018-2019 telah menggagas beberapa program kerja. Program kerja itu ada diantaranya yang usdah terealisasi dan ada pula yang menunggu waktu melaksanakannya.

Sekretaris Humanikom Fisip Unismuh Makassar periode 2018-2019, Syafii Yasir kepada media di Lantai V Gedung Iqra Unismuh Makassar, Rabu (19/6/2019) mengatakan.

Program kerja yang sudah terlaksana ETT (Elementary Leadership Training), dilaksanakan oleh bidang kader di Bantimurung Maros.

Kegiatan ini merupakan program kerja awal bertujuan memberikan wadah dan menambah wawasan khususnya untuk mahasiswa ilmu komunikasi Fisip Unismuh Makassar, tegas mahasiswa angkatan 2016 ini.

Kegiatan lain yakni program kerja On Cam program ini ditujukan pada tingkat SMA/SMK sederajat se Sulawesi Selatan bertujuan untuk memperkenalkan audio visual dan sebagai daya tarik untuk memilih kuliahpada ilmu komunikasi.

Program kerja baksos diadakan bidang humas, dengan cara melakukan pengabdian kemasyarakat terlaksana di Kabupaten Pangkep, Kecamatan Labbakang, selama 3 hari pada bulan suci Ramadan 1440 H.

Selain itu program kerja Aksi atau Akademi Advokasi merupakan kegiatan kerja pada bidang advokasi akan segera dilaksanakan.

Program ini bertujuan untuk seorang mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik akan tetapi mampu memahami kondisi negera saat.

“Aksi ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan peserta berasal dari mahasiswa ilmu komunikasi itu sendiri,” tegasnya.

Humanikom ini mengupayakan membentuk kepribadian berakhlak baik, memiliki etika, bermoral cerdas intelektual dan spiritual.

Namun harus disertai keinginan serta niat dan iklas dalam setiap pribadi bagi yang ingin bergabung dalam organisasi ini, sehingga membentuk kader yang cerdas dalam intelektual dan spiritual. (*)

Citizen Reporter: Santi Nawanti
Mahasiswa Komunikasi Unismuh Makassar
Konten dilindungi Β© Mediasulsel.com