MAKASSAR—Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Muhyiddin, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana program makan bergizi gratis bagi anak-anak.
Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan gizi dan kesejahteraan siswa dari tingkat PAUD hingga SMP. Meski demikian, pelaksanaannya masih menunggu petunjuk teknis dan regulasi lebih lanjut dari pemerintah pusat.
“Kami ingin melaksanakan program ini, tetapi perlu kejelasan aturan dan model penganggarannya. Selain itu, kami juga perlu mengetahui siapa yang akan bertanggung jawab dalam pelaksanaannya,” kata Muhyiddin, Kamis (19/12/2024).
Dinas Pendidikan Makassar telah mempersiapkan data jumlah penerima manfaat, mencakup sekitar 230 ribu siswa SD dan SMP di kota ini. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat implementasi program ketika regulasi telah ditetapkan.
Diskusi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, juga sudah dilakukan untuk merancang mekanisme pelaksanaan. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemanfaatan dapur umum atau keterlibatan UMKM lokal dalam penyediaan makanan.
Muhyiddin menambahkan, hingga saat ini belum ada konfirmasi bahwa Makassar akan menjadi lokasi uji coba program tersebut.
“Kemarin, kami berdiskusi dengan Pangdam Hasanuddin mengenai mekanisme pelaksanaan. Berdasarkan informasi, TNI akan mengawasi program ini, termasuk kemungkinan pembangunan dapur umum. Peran kami adalah menyediakan data penerima manfaat,” jelasnya.
Muhyiddin menekankan pentingnya pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan. Ia menyebut bahwa kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program ini.
“Kami harus sangat berhati-hati dalam setiap langkah, karena ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (*/4dv)


















