PANGKEP—Kecelakaan laut menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Fitri Jaya di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Sabtu (27/12/2024). Insiden ini mengakibatkan tiga orang penumpang meninggal dunia, termasuk Camat Liukang Tupabbiring, Fitri Mubarak, S.Sos., M.Si.
KLM Fitri Jaya milik Dg Nasru bertolak dari Sungai Pangkajene sekitar pukul 08.40 Wita dengan tujuan Pulau Sarappo. Kapal tersebut mengangkut 11 penumpang, terdiri dari tim Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, petugas Puskesmas Sarappo, unsur pemerintah kecamatan, serta awak kapal.
Selain penumpang, kapal juga membawa bantuan kemanusiaan dari Dompet Dhuafa berupa 40 sak semen dan 40 unit jamban untuk masyarakat Pulau Sarappo.
Dalam perjalanan, sekitar pukul 10.50 Wita, kapal diterpa hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kapal oleng dan tidak dapat dikendalikan. Sekitar pukul 11.00 Wita, KLM Fitri Jaya akhirnya terbalik dan tenggelam.
Warga Pulau Sarappo Lompo yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan bantuan. Para penumpang dievakuasi ke Pulau Sarappo, baik korban selamat maupun korban meninggal dunia.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban meninggal dunia dalam peristiwa ini berjumlah tiga orang, yakni Imran selaku Koordinator LKC Sulsel, Fitri Mubarak, S.Sos., M.Si selaku Camat Liukang Tupabbiring, serta Bidan Darma yang bertugas sebagai bidan di Pulau Sarappo.
Sementara penumpang lainnya yang selamat terdiri dari anggota tim LKC Sulsel, awak kapal, serta petugas Puskesmas Sarappo dan Kecamatan Liukang Tupabbiring, termasuk dokter gigi dan kepala puskesmas.
Saat ini seluruh korban telah dievakuasi ke Pulau Sarappo. Selanjutnya, jenazah para korban meninggal dunia direncanakan akan dibawa ke Pangkajene dan Makassar untuk proses penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan koordinasi dan pendataan lanjutan terkait insiden kecelakaan laut tersebut. (Ag4ys/M4d)















