Memuat Ramadhan...
Memuat waktu Makassar...
BMKG
Memuat data BMKG Sulsel...
LIVE
Pangkep

Bupati Pangkep Pimpin Pelepasan Jenazah Camat Liukang Tupabbiring yang Gugur dalam Insiden Kapal Tenggelam

655
×

Bupati Pangkep Pimpin Pelepasan Jenazah Camat Liukang Tupabbiring yang Gugur dalam Insiden Kapal Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Bupati Pangkep Pimpin Pelepasan Jenazah Camat Liukang Tupabbiring yang Gugur dalam Insiden Kapal Tenggelam
Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau memimpin langsung upacara pelepasan jenazah almarhum Fitri Mubarak, Camat Liukang Tupabbiring, Minggu (28/12/2025). Almarhum wafat akibat kecelakaan kapal yang tenggelam di perairan Pangkep pada Sabtu (27/12/2025).

PANGKEP—Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Muhammad Yusran Lalogau memimpin langsung upacara pelepasan jenazah almarhum Fitri Mubarak, Camat Liukang Tupabbiring, Minggu (28/12/2025). Almarhum wafat akibat kecelakaan kapal yang tenggelam di perairan Pangkep pada Sabtu (27/12/2025).

Upacara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Bupati Yusran didampingi Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, serta jajaran pejabat daerah, ASN, dan keluarga almarhum.

Dalam sambutannya, Bupati Yusran tampak terisak menahan kesedihan saat menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Fitri Mubarak yang dinilai gugur dalam menjalankan tugas pengabdian. Ia mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi dan kepedulian besar terhadap masyarakat kepulauan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pangkep, saya menyampaikan terima kasih kepada keluarga almarhum atas pengabdian yang telah diberikan. Kita kehilangan sosok yang betul-betul peduli pada masyarakat dan pelayanan publik,” ujar Yusran.

ADVERTISEMENT

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memaafkan segala kekhilafan almarhum, baik semasa pendidikan maupun selama mengemban amanah sebagai camat. Menurutnya, seluruh pengabdian yang dilakukan Fitri Mubarak semata-mata ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya, apa pun yang beliau lakukan hanya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pangkep,” tuturnya.

Yusran mengungkapkan, semasa hidupnya ia sempat menawarkan almarhum untuk bertugas di wilayah daratan. Namun tawaran itu ditolak karena kecintaan almarhum terhadap masyarakat kepulauan.

ADVERTISEMENT

“Beliau sampaikan kepada saya, ‘Saya senang di pulau, Pak Bupati. Saya senang dengan masyarakatku, saya anggap semua keluarga,’” kenangnya.

Kecintaan tersebut, kata Yusran, tercermin dari keseharian almarhum yang aktif mendampingi masyarakat Liukang Tupabbiring. Bahkan di tengah masa libur, almarhum tetap menjalankan tugas kemanusiaan bersama relawan Dompet Dhuafa untuk menyalurkan bantuan kesehatan dan pangan ke Pulau Sarappo bagi warga terdampak angin kencang.

Dalam peristiwa tenggelamnya kapal tersebut, Pemkab Pangkep kehilangan dua aparatur terbaik. Yusran berharap pengabdian dan keteladanan almarhum Fitri Mubarak dapat menjadi role model bagi seluruh ASN di Kabupaten Pangkep, baik pejabat maupun generasi muda aparatur. (Ag4ys)

Konten dilindungi Β© Mediasulsel.com