PANGKEP – Ikatan Alumni Perikanan Universitas Hasanuddin (IKA Perikanan Unhas) resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2030 di Lapangan Golf Tonasa Kabupaten Pangkep, Sabtu (25/7/2026). Pelantikan ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi alumni sekaligus mempererat sinergi dengan almamater dan pemerintah dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan.
Dr. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si. kembali dipercaya memimpin IKA Perikanan Unhas sebagai Ketua Umum periode 2026–2030 berdasarkan Surat Keputusan yang ditetapkan di Makassar pada 8 Juli 2026. Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Umum IKA FIKP Unhas, Dr. Muhammad Ilyas, yang menyerahkan pataka organisasi kepada pengurus baru sebagai simbol estafet kepemimpinan.
Kegiatan tersebut dihadiri pengurus dan alumni IKA Perikanan Unhas, sivitas akademika Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Pangkep.
Ketua Panitia, Makmur, S.Bi., M.Si., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat dukungan kas organisasi, donatur, dan sponsor. Selain pelantikan, agenda juga diisi rapat kerja, kemah keluarga alumni, penanaman pohon, serta penebaran benih ikan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan sumber daya perikanan.
Wakil Dekan III FIKP Unhas, Prof. Mukti Zainuddin, berharap kepengurusan baru mampu memperkuat kolaborasi dengan fakultas, terutama dalam pengembangan kurikulum, penelitian, serta perluasan jejaring profesional yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan alumni.
Sementara itu, Bupati Pangkep melalui sambutan yang dibacakan Asisten III Setda Pangkep, Drs. Bahtiar, M.Si., mengapresiasi dipilihnya Pangkep sebagai tuan rumah kegiatan. Pemerintah daerah menilai alumni memiliki peran strategis dalam menjawab berbagai tantangan sektor perikanan, mulai dari optimalisasi hasil tangkapan nelayan, modernisasi usaha perikanan, hingga perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha.

Dalam arahannya, Ketua Umum IKA Perikanan Unhas, Muhammad Yusran Lalogau, mengajak seluruh alumni membangun organisasi yang solid, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, alumni harus mengambil peran aktif mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan ekonomi biru, tata kelola perikanan berkelanjutan, pengembangan inovasi teknologi, serta implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat jejaring alumni lintas profesi sebagai wadah kolaborasi dalam pengembangan usaha, karier, dan kontribusi bagi pembangunan daerah. Selain itu, alumni didorong terus mempromosikan FIKP Universitas Hasanuddin kepada generasi muda guna mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kelautan dan perikanan.
Usai pelantikan, pengurus baru dijadwalkan menggelar rapat kerja untuk menyusun program kerja periode 2026–2030, memetakan potensi alumni di berbagai sektor, memperkuat sinergi dengan FIKP Unhas, serta merumuskan langkah konkret dalam mendukung pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia. (M4d)














