PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HUT Makassar ke-419 Tak Boleh Sekadar Hura-hura, Munafri Tekankan Manfaat untuk Warga • Perkuat Akses Keadilan Warga Jeneponto, Pemkab Teken Kesepakatan dengan PN • Prabowo Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Geser ke KSP hingga Sugiono Jadi Menko PMK • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • HUT Makassar ke-419 Tak Boleh Sekadar Hura-hura, Munafri Tekankan Manfaat untuk Warga • Perkuat Akses Keadilan Warga Jeneponto, Pemkab Teken Kesepakatan dengan PN • Prabowo Reshuffle Kabinet, Listyo Sigit Geser ke KSP hingga Sugiono Jadi Menko PMK • Hari Kesaktian Pancasila, Kapolda Sulsel Tekankan Nilai Pancasila dalam Tugas Polri • Andi Winarno Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Sulsel, Gubernur Minta Lanjutkan Program Prioritas • Listyo Sigit Diganti, DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri •
Pinrang

Kisah Fatmawati Merantau ke Jakarta Bersama RMS dengan Modal Pas-pasan

486
×

Kisah Fatmawati Merantau ke Jakarta Bersama RMS dengan Modal Pas-pasan

Sebarkan artikel ini
Kisah Fatmawati Merantau ke Jakarta Bersama RMS dengan Modal Pas-pasan
Fatmawati Rusdi dalam dialog inspiratif bersama milenial dan generasi Z berbicara tentang perjalanan hidup dan prinsip suksesnya. Bakal calon gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu menekankan pentingnya bekerja dengan setulus hati dan memiliki komitmen kuat.

PINRANG—Fatmawati Rusdi dalam dialog inspiratif bersama milenial dan generasi Z berbicara tentang perjalanan hidup dan prinsip suksesnya. Bakal calon gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu menekankan pentingnya bekerja dengan setulus hati dan memiliki komitmen kuat.

Fatma pada kesempatannya berbagi kisah perjalanan hidupnya bersama sang suami, Rusdi Masse (RMS), Anggota DPR RI yang juga Ketua DPW NasDem Sulsel. Ibu lima anak ini mengaku merantau ke Jakarta dengan modal pas-pasan.

“Kakak RMS (sebelum nikah) itu datang ke Jakarta dengan modal Rp75 ribu. Habis nikah saya ke Jakarta. Modalnya Rp700 ribu. Sampai di Jakarta saya tinggal di kos-kosan,” kisahnya.

Fatma ingin menyampaikan bahwa tidak ada keberhasilan seseorang yang diraih secara instan. Berkaca pada pengalaman pribadi, Fatma mengaku memulai karier sebagai pengusaha maupun politisi semuanya dari nol alias bukan siapa-siapa.

“Saya berangkat dari nol, tapi kami punya prinsip bahwa kami selalu bekerja setulus hati. Kalau kita bekerja dengan setulus hati, Allah akan beri kemudahan,” ujar duet Andi Sudirman Sulaiman dalam kunjungan ke Kabupaten Pinrang, Minggu (1/9/2024).

Fatma kemudian mengutip pepatah Bugis, “macca na malempu, warani na magetteng” yang berarti cerdas, jujur, berani, dan tegas. Eks Wakil Wali Kota Makassar ini mengaku senantiasa memegang teguh pepatah itu.

“Itulah yang saya pegang,” ucapnya.

Fatma kemudian menekankan arti dari kerja keras dan ketulusan sebagai prinsip utama dalam hidupnya. Dia juga mengingatkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan.

“Tidak ada manusia yang sempurna. Kita semua punya kelebihan dan kekurangan. Tapi, dari kelurahan mari kita terus belajar, mengasah potensi yang ada dalam diri kita, untuk bisa setara dengan orang-orang hebat,” bebernya.

Perempuan yang juga Wakil Ketua Umum INSA ini melanjutkan bahwa semua orang bisa bermimpi untuk menjadi apa pun. Akan tetapi, kata dia, hal itu mesti dibarengi dengan kerja keras dan tentunya doa kepada Tuhan Yang Masa Esa.

“Kita boleh bermimpi, tapi mimpi saja tidak cukup. Tentu harus dilandasi dengan usaha, ikhtiar yang lebih. Karena siapa pun bisa jadi apa pun,” pesannya.

Selain itu, Fatma yang berlayar belakang pengusaha menegaskan agar setiap pribadi, khususnya milenial dan generasi Z, mesti mempunyai komitmen dan konsistensi dalam bidang apa pun yang dilakoninya.

“Tentunya juga harus punya komitmen dan konsistensi. Itu kata kuncinya,” serunya. (*/4dv)

Kisah Fatmawati Merantau ke Jakarta Bersama RMS dengan Modal Pas-pasan
Fatmawati Rusdi dalam dialog inspiratif bersama milenial dan generasi Z berbicara tentang perjalanan hidup dan prinsip suksesnya. Bakal calon gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu menekankan pentingnya bekerja dengan setulus hati dan memiliki komitmen kuat.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com