Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

KNPI Makassar Dukung Digitalisasi Transaksi Pasar lewat QRIS, Kritik Ketua Gadungan Dinilai Menyesatkan

688
×

KNPI Makassar Dukung Digitalisasi Transaksi Pasar lewat QRIS, Kritik Ketua Gadungan Dinilai Menyesatkan

Sebarkan artikel ini
KNPI Makassar Dukung Digitalisasi Transaksi Pasar lewat QRIS, Kritik Ketua Gadungan Dinilai Menyesatkan
Transformasi digital di Kota Makassar terus bergerak maju. Salah satu langkah strategis yang kini tengah didorong Pemerintah Kota Makassar bersama PD Pasar Raya adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di pasar-pasar dan terminal regional.

MAKASSAR—Transformasi digital di Kota Makassar terus bergerak maju. Salah satu langkah strategis yang kini tengah didorong Pemerintah Kota Makassar bersama PD Pasar Raya adalah penerapan sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) di pasar-pasar dan terminal regional.

Langkah ini dinilai bukan hanya soal kemajuan teknologi, tetapi juga bentuk nyata dari inovasi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Ketua Bidang Perencanaan dan Pemetaan Wilayah DPD KNPI Kota Makassar, Syahrullah Sanusi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif digitalisasi yang dilakukan Pemkot. Menurutnya, penggunaan QRIS di ruang-ruang publik seperti pasar dan terminal akan berdampak signifikan terhadap efisiensi, transparansi, serta penguatan pelayanan publik.

“Inovasi teknologi yang diterapkan Pemkot Makassar akan berdampak positif terhadap inovasi sosial kemasyarakatan. Ini bukan sekadar alat, tapi solusi konkret yang memperkuat akses masyarakat terhadap layanan penting,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa penerapan QRIS adalah bagian dari upaya menghadirkan cara-cara baru dalam mengatasi tantangan sosial. Terutama melalui pendekatan digital yang memudahkan transaksi, memperkecil risiko pungli, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan berbasis teknologi.

Syahrullah pun menyitir semangat Bung Karno sebagai inspirasi dalam gerakan ini. “Beri aku sepuluh pemuda yang melek digital dan paham QRIS, niscaya produk lokal akan mengguncang pasar dunia,” ujarnya, menekankan pentingnya literasi digital di kalangan generasi muda.

Namun di balik semangat positif tersebut, ia menyayangkan munculnya narasi kontra dari seorang figur yang disebutnya sebagai “Ketua gadungan.” Menurut Syahrullah, kritik yang dilontarkan figur tersebut bersifat provokatif dan tidak berdasar.

“Pernyataan ngawur itu justru menyesatkan publik dan menunjukkan ketidakpahaman terhadap arah pembangunan Kota Makassar yang mengedepankan teknologi dan pelayanan publik modern,” tegasnya.

DPD KNPI Kota Makassar, lanjut Syahrullah, berdiri tegak mendukung penuh kebijakan Wali Kota Makassar dan PD Pasar Raya dalam mempercepat digitalisasi transaksi pasar. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tak memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan.

“QRIS bukan ancaman, tapi solusi. Kami mendukung penuh digitalisasi ekonomi kerakyatan yang dilakukan Pemkot Makassar. Jangan biarkan ruang publik tercemari oleh suara-suara anti-kemajuan dari figur tak jelas,” tutupnya. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!