Memuat Ramadhan...
BMKG
Memuat data BMKG...
LIVE
GowaMedia Kampus

Mahasiswa KKN Tamallayang Ajak Warga Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromatik

928
×

Mahasiswa KKN Tamallayang Ajak Warga Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromatik

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Tamallayang Ajak Warga Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromatik
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 2 Tamallayang, Kec. Bontonompo, Kab. Gowa, menggelar sosialisasi bertajuk Lilita (Lilin dari Jelantah) di Kantor Kelurahan Tamallayang, Jumat (22/8/2025).

GOWA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 2 Tamallayang, Kec. Bontonompo, Kab. Gowa, menggelar sosialisasi bertajuk Lilita (Lilin dari Jelantah) di Kantor Kelurahan Tamallayang, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan ini berlangsung pukul 09.00–10.00 WITA dengan dihadiri sekitar 20 anggota PKK, kader posyandu, dan sejumlah staf kelurahan.

Sosialisasi dibuka Sekretaris Lurah Tamallayang, Syukri Muhiddin, S.E., yang mengapresiasi kreativitas mahasiswa. β€œKegiatan ini sangat bermanfaat, bukan hanya sebagai bentuk edukasi lingkungan tetapi juga bisa membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Materi utama disampaikan Alif Revka Mahesa, yang menekankan pentingnya pengelolaan minyak jelantah agar tidak dibuang sembarangan. Menurutnya, minyak bekas dapat dialihfungsikan menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi.

β€œDengan diolah menjadi lilin aromatik, minyak jelantah bukan lagi limbah, tetapi bisa jadi produk bernilai guna,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga menyaksikan demonstrasi pembuatan lilin aromatik yang dipandu Nabila Zhaqitzfa Arsyika dan Nurinayah Dzakiyah. Langkah-langkah yang diperlihatkan meliputi penyaringan minyak jelantah, pencampuran bahan, hingga pencetakan lilin.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Beberapa anggota PKK menanyakan alternatif bahan yang bisa digunakan selain stearic acid.

Menanggapi hal itu, Dzakiyah menjelaskan bahwa parafin atau sisa lilin bekas juga bisa dijadikan campuran, selama ada bahan pengikat yang mampu membuat minyak jelantah berubah wujud menjadi padat.

Salah seorang peserta, Qamaria, mengaku mendapat wawasan baru dari kegiatan tersebut. β€œSelama ini kami hanya tahu minyak bekas itu dibuang. Ternyata bisa diolah jadi lilin yang wangi, bahkan bisa dijual. Sangat bermanfaat sekali,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 2 berharap masyarakat Tamallayang semakin bijak memanfaatkan minyak jelantah, sehingga tidak mencemari lingkungan sekaligus memberi nilai tambah bagi rumah tangga maupun usaha kecil. (MP/Ag4ys)

 

Citizen Reporter: Tri Widiyarti (Mahasiswa Fak. Dakwah dan Komunikasi UINAM)

Konten dilindungi Β© Mediasulsel.com
Γ—