Advertisement - Scroll ke atas
Nasional

Munafri Dinobatkan Kepala Daerah Terbaik 2025, Makassar Raih Penghargaan Urban Innovation & Smart Governance

872
×

Munafri Dinobatkan Kepala Daerah Terbaik 2025, Makassar Raih Penghargaan Urban Innovation & Smart Governance

Sebarkan artikel ini
Munafri Dinobatkan Kepala Daerah Terbaik 2025, Makassar Raih Penghargaan Urban Innovation & Smart Governance
Baru sembilan bulan memimpin, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin langsung menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemerintah Kota Makassar dinobatkan sebagai penerima penghargaan Urban Innovation & Smart Governance dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2025, sementara Munafri sendiri didaulat sebagai Kepala Daerah dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025.

JAKARTA—Baru sembilan bulan memimpin, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin langsung menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemerintah Kota Makassar dinobatkan sebagai penerima penghargaan Urban Innovation & Smart Governance dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2025, sementara Munafri sendiri didaulat sebagai Kepala Daerah dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025.

Capaian ini menjadi kado istimewa bagi warga Makassar yang tengah memperingati Hari Ulang Tahun Kota ke-418. Di bawah kepemimpinan Munafri yang baru dimulai sejak 20 Februari 2025, Makassar menunjukkan kemajuan signifikan dalam tata kelola pemerintahan modern, inklusif, dan berbasis teknologi.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Penghargaan ini bukan semata hasil kerja individu, tetapi buah kerja kolektif seluruh jajaran Pemkot Makassar dan masyarakat,” ujar Munafri usai menerima penghargaan yang disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Kamis (6/11).

Menurut Munafri, prestasi tersebut merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi, inovasi, dan transformasi digital mampu mendorong pelayanan publik ke arah yang lebih efisien dan transparan. “Artinya, kerja-kerja seluruh perangkat SKPD dan masyarakat Makassar telah berbuah hasil yang sangat baik,” tambahnya.

Makassar sendiri menjadi sorotan nasional berkat berbagai terobosan digital yang diterapkan Pemkot. Salah satunya adalah LONTARA+ (Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar), sebuah platform digital yang menghubungkan lebih dari 358 aplikasi layanan publik dalam satu sistem terpadu. Melalui aplikasi ini, warga dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan, menyampaikan aspirasi, hingga melaporkan keluhan dengan cepat dan transparan.

“Inovasi ini kami hadirkan agar pelayanan publik bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik yang tinggal di wilayah daratan maupun kepulauan,” jelas Munafri.

Selain LONTARA+, Makassar juga mencatat peningkatan signifikan dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan skor 4,02 dan Smart City Index sebesar 3,64. Angka ini menempatkan Makassar sebagai salah satu kota paling siap secara digital di Indonesia.

Transformasi tersebut juga didukung oleh hadirnya Makassar Creative Hub (MCH), ruang kolaborasi bagi talenta muda dan pelaku ekonomi kreatif. Upaya ini menegaskan posisi Makassar sebagai kota metropolitan yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan kesejahteraan masyarakat.

Munafri menegaskan, penghargaan nasional ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus berbenah. “Sebagai kota terbesar di kawasan Indonesia Timur, Makassar akan terus meningkatkan pelayanan dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga semangat kebersamaan dan toleransi. “Pembangunan tidak akan berjalan tanpa rasa saling menghargai dan kebersamaan. Mari kita jaga keamanan dan ketertiban agar Makassar terus tumbuh menjadi kota yang maju dan harmonis,” tutupnya.

Dengan penghargaan ini, Makassar menegaskan diri sebagai kota modern yang tidak hanya tumbuh dalam infrastruktur, tetapi juga matang dalam inovasi dan tata kelola pemerintahan. Sebuah prestasi yang menjadi kebanggaan bagi seluruh warga di momentum ulang tahun ke-418 Kota Makassar. (70n/4dv)

error: Content is protected !!