Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

PD Pasar Makassar Raya Relokasi 400 Pedagang ke Pasar Resmi

1088
×

PD Pasar Makassar Raya Relokasi 400 Pedagang ke Pasar Resmi

Sebarkan artikel ini
PD Pasar Makassar Raya Relokasi 400 Pedagang ke Pasar Resmi
Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang berdagang yang tertib dan layak bagi pedagang terdampak penertiban. Lebih dari 400 pedagang yang sebelumnya berjualan di badan jalan, seperti di Jalan Sawit, Jalan Labu, dan sepanjang kanal Andi Tonro, kini mulai direlokasi ke pasar resmi.

MAKASSAR—Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ruang berdagang yang tertib dan layak bagi pedagang terdampak penertiban. Lebih dari 400 pedagang yang sebelumnya berjualan di badan jalan, seperti di Jalan Sawit, Jalan Labu, dan sepanjang kanal Andi Tonro, kini mulai direlokasi ke pasar resmi.

Plt Direktur Utama Perumda Pasar, Ali Gauli Arif, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari penataan kawasan kota, sekaligus bentuk dukungan terhadap revitalisasi kanal dan jembatan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Ini bukan semata penertiban, tapi bagian dari penataan bersama. Kami ingin ekonomi para pedagang tetap berjalan, meski ada proses revitalisasi,” jelas Ali Gauli, Jumat (25/7/2025).

Sebagai bentuk keseriusan, Perumda Pasar menyiapkan sekitar 400 lods di lantai satu Pasar Terong dan ratusan lods lainnya di Pasar Pa’baeng-baeng. Proses pembersihan dan penataan terus dilakukan, termasuk lewat kerja bakti rutin setiap Jumat yang melibatkan pegawai Perumda, satgas kebersihan, dan aparat kecamatan-kelurahan.

“Banyak dinamika di awal, tapi kami berkomitmen. Tempat yang disiapkan harus bersih, tertata, dan benar-benar layak untuk ditempati,” ujar Ali.

Relokasi ini, lanjutnya, bukan hanya soal pemindahan fisik, tapi juga membangun kesadaran pedagang tentang pentingnya ketertiban dan keberlanjutan usaha.

“Kami tidak menggusur. Kami hadir untuk memberi solusi. Para pedagang kami dorong agar mau pindah bukan karena terpaksa, tapi karena sadar bahwa tempat baru lebih aman dan menjanjikan,” tegasnya.

Perumda Pasar menargetkan seluruh proses relokasi rampung dalam bulan Juli ini. Pendekatan humanis dan persuasif tetap dikedepankan, dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari OPD hingga warga sekitar.

Dengan langkah ini, PD Pasar berharap bisa menciptakan lingkungan pasar yang lebih terorganisir, nyaman, dan menjadi pusat ekonomi rakyat yang berkelanjutan. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!