TAKALAR – Pemerintah kabupaten Takalar berencana akan menggabungkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan program “Kembali Bersekolah” dari paket A, B dan C yang setara dengan tingkat SMP dan SMA.
“Saya yakin jika PAUD digabung dengan program ‘kembali bersekolah’, Insya Allah peta statistik di daerah kita ini akan naik secara drastis yang dapat membangun karakter yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkap H. Syamsari.
Hal itu dikemukakan Bupati Takalar H. Syamsari pada Seminar Nasional Penguatan Sekolah Ramah Anak (SRA) diselenggarakan Pemkab Takalar melalui Dinas Pendidikan dan PGRI Takalar, bertempat di ruang pola Kantor Bupati Takalar, Minggu (29/4/2018).
Bupati Takalar dalam sambutannya menjelaskan, kita harus merubah dan membuat loncatan besar, karena hak pertama adalah pendidikan dan kesehatan di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kabupaten Takalar.
H. Syamsari mengatakan, terkait fasilitas PAUD di desa yang belum memiliki lokasi untuk mendidik, dapat memanfaatkan masjid di waktu diluar waktu sholat.
Kegiatan yang mengusung tema “Melindungi dan mendidik anak dengan cinta, Gerakan kembali ke sekolah” ini, dihadiri, Bunda PAUD Takalar Ir. Hj. Irma Andriani,S.Pi, M.Si dan Erlinda, M.Pd Komisioner KPAI Pusat (2014-2017).
Bunda PAUD Takalar, Hj. Irma Andriani berharap agar para peserta dapat memperhatikan materi yang diberikan dari KPAI pusat. “Karena sangat jarang beliau hadir di tengah-tengah kita saat ini. Dapat memajukan PAUD dalam anak didik kita,” kata Bunda PAUD Takalar.
Dihadapan komisioner KPAI Pusat, Hj. Irma Andriani juga melaporkan bahwa di Takalar ada sekitar 43 PAUD yang teringtegrasi, dengan harapan nilai-nilai yang harusnya ada pada 1 sistem.
“Harapan saya bagi PAUD yang belum terintegritas, silahkan konsultasi ke kabid PAUD sehingga PAUD dapat jadi satu. Saya pun berharap PAUD di Takalar dapat maju dalam mendidik anak kita,” jelas Hj. Irma.
Ketua Panitia Seminar, Syainuddin, S.Pd, MM menerangkan, kegiatan ini berlangsung sehari dan diikuti 300 peserta dari para kepala sekolah, para pengawas, para guru dari tingkat TK dari guru PAUD, guru SD, dan para Pengurus T.P PKK Pokja Pendidikan Takalar.
“Adapun dasar pelaksanaan dari Seminar ini, karena Takalar termasuk kabupaten layak anak, serta memperkuat karakter anak. Kegiatan memberikan informasi pemahaman pengetahuan penyamaan persepsi tentang ramah anak,” jelas Syainuddin. (*/fit/shar)












