PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
Makassar

Perbatasan Makassar Diperketat, Pendatang Wajib Cek Suhu Tubuh dan Semprot Disinfektan

442
×

Perbatasan Makassar Diperketat, Pendatang Wajib Cek Suhu Tubuh dan Semprot Disinfektan

Sebarkan artikel ini
Perbatasan Makassar Diperketat, Pendatang Wajib Cek Suhu Tubuh dan Semprot Disinfektan
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb melakukan pemantauan pendatang guna memastikan orang yang masuk maupun yang keluar dalam kondisi normal.

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar memperketat pengawasan terhadap mobilitas orang yang masuk dan keluar ke Kota Makassar.

Sebanyak tujuh perbatasan yang menjadi pintu masuk jalur darat ke Kota Makassar dilakukan penjagaan ketat oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar bersama BPBD, Dinas kesehatan dan Satpol PP Kota Makassar.

Setiap pendatang yang hendak masuk atau keluar wilayah Makassar dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dengan alat thermo scan infrared serta penyemprotan disinfektan terhadap seluruh kendaraan yang melintas.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, bahwa langkah tegas ini dilakukan untuk mengecek dan memastikan orang yang masuk maupun yang keluar dalam kondisi normal.

“Kami lakukan pengecekan suhu badan, jika ada yang memiliki panas di atas normal kita langsung lakukan pemeriksaan sesuai SOP,” terang Iqbal Suhaeb saat melakukan pemantauan di Posko Covid-19 Barombong, Sabtu (4/4/2020).

“Di setiap perbatasan kami siapkan tim medis untuk lakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengendara yang memiliki suhu badan di atas normal,” jelasnya.

Dalam pemantauan tersebut, Iqbal terlihat ikut menyetop kendaraan yang melintas, dan langsung melakukan pengecekan suhu badan kepada seluruh penumpang kendaraan.

Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemadam Kebakaran terlihat ikut membantu proses pemeriksaan tersebut.

“Kita tidak lakukan lockdown karena itu kewenangan pemerintah pusat. Makanya kami terapkan sejumlah pembatasan, baik itu karantina wilayah yang menjadi episentrum penyebaran virus, pembatasan ketat untuk warga yang ingin masuk dan keluar pulau”

“Termasuk yang kita lakukan hari ini, pengecekan secara penyeluruh satu persatu yang melintas di tujuh perbatasan yang menjadi akses darat masuk Kota Makassar,” lanjutnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said menjelaskan langkah yang dilakukan oleh jajarannya.

“Sebanyak 100 lebih personil kami turunkan untuk menjaga di tujuh pintu masuk melalui jalur darat Kota Makassar. Kami berkolaborasi teman-teman Satpol PP, BPBD, Damkar dan Dinas Kesehatan dalam mengawasan perbatasan ini”

“Selain itu kami juga melakukan penyemprotan disinfektan kepada seluruh kendaraan yang melintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar Mario Said.

Menurut Mario, ada tujuh wilayah perbatasan yang dilakukan pengawasan ketat yakni perbatasan Maros-Makassar di Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Hertasning perbatasan Makassar – Gowa, Jl. Sultan Alauddin perbatasan Makasar – Gowa, Jl. Poros Barombong Tamalate perbatasan Makassar – Takalar, Terminal Mallengkeri, Terminal Daya, serta Dermaga Kayu Bangkoa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Rusli yang hadir di tempat tersebut mengaku telah menyiapkan sejumlah alat thermo scan infrared yang digunakan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan pengendara di seluruh Posko pemeriksaan.

Sejumlah pejabat Pemkot Makassar terlihat hadir mendampingi Iqbal diantaranya Asisten Pemerintahan Sabri, serta Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Makassar, Andi Bukti Djufrie. (*)

Perbatasan Makassar Diperketat Pendatang Wajib Cek Suhu Tubuh dan Semprot Disinfektan 2
Perbatasan Makassar Diperketat, Pendatang Wajib Cek Suhu Tubuh dan Semprot Disinfektan

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com