BANDA ACEH—-Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Aceh melakukan peninjauan langsung ke Fuel Terminal (FT) Krueng Raya untuk mempercepat pemulihan layanan distribusi BBM dan LPG pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh.
FT Krueng Raya saat ini menjadi titik suplai strategis untuk wilayah Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen, menggantikan sementara suplai dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, bersama Sekretaris Daerah Aceh, Muhammad Nasir, hadir dalam peninjauan tersebut untuk memastikan kelancaran suplai energi di tengah masa pemulihan.
Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Aceh terus berkoordinasi intensif guna menjaga distribusi energi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Sekda Aceh, Muhammad Nasir, mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga dalam menjaga suplai energi sejak awal bencana. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan harian.
“Pemerintah Aceh bersama Pertamina Patra Niaga terus memaksimalkan upaya distribusi, termasuk melalui jalur laut dengan dukungan dua kapal Aceh Hebat untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya masih terputus,” ujar Nasir.
Pada kesempatan yang sama, Achmad Muchtasyar menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga telah mengerahkan berbagai moda transportasi untuk memperkuat suplai energi.
Pengiriman dilakukan melalui jalur laut dengan 9 skid tank LPG berkapasitas 15 MT, penyaluran BBM sebanyak 24 KL untuk kebutuhan evakuasi dan alat berat, serta penambahan 4 armada mobil tangki guna mempercepat distribusi di wilayah terdampak.
Untuk daerah yang masih terisolasi, Pertamina Patra Niaga juga memaksimalkan pengiriman melalui jalur udara.
“Pengiriman BBM ke Aceh Tengah dan Bener Meriah telah dilakukan menggunakan pesawat perintis, dan akan terus dioptimalkan dengan dukungan pesawat Hercules untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses,” jelas Achmad.
Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mempercepat pemulihan distribusi energi di Aceh.
Achmad memberikan penghargaan khusus kepada Pemerintah Provinsi Aceh dan KSOP Batam atas dukungan pengoperasian dua kapal Aceh Hebat serta pengiriman mobil tangki LPG melalui armada kapal dari Batam.
Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan dan layanan di SPBU tetap optimal serta mempercepat penyaluran energi ke wilayah yang terdampak bencana.
Usai peninjauan di FT Krueng Raya, Achmad Muchtasyar melanjutkan pengecekan pelayanan di SPBU 13.232.413 Lhong Raya untuk memastikan kelancaran operasional serta pelayanan kepada masyarakat.
“Upaya percepatan distribusi dilakukan secara menyeluruh, baik di wilayah perkotaan maupun di daerah yang terdampak langsung bencana,” tutup Achmad. (*)


















