MAKASSAR—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin menyerahkan peta sebaran titik potensi teba sampah berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) kepada Pemerintah Kelurahan Biring Romang, Selasa (11/2/2026).
Peta ini mengungkap lokasi-lokasi strategis yang dapat digunakan sebagai acuan penentuan teba sampah berbasis data spasial.
Peta tersebut memuat titik lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan teba sampah dengan mempertimbangkan sejumlah aspek teknis, seperti jarak dari permukiman, kedekatan dengan sumber air, aksesibilitas, serta kondisi lingkungan sekitar.
Data ini disiapkan untuk membantu perencanaan pengelolaan sampah yang lebih aman dan terarah.
Sebelum diserahkan, peta GIS telah disosialisasikan kepada masyarakat di delapan RW di Kelurahan Biring Romang. Sosialisasi dilakukan bertahap untuk memastikan warga memahami fungsi, manfaat, serta cara membaca peta sebaran teba sampah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga menjelaskan penentuan lokasi teba yang tepat agar tidak menimbulkan dampak lingkungan, seperti pencemaran air tanah maupun gangguan kenyamanan masyarakat. Warga turut menyampaikan kondisi riil di lapangan sebagai bahan pertimbangan.
Masukan masyarakat kemudian digunakan untuk menyempurnakan peta agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.
Peta tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak kelurahan sebagai dokumen pendukung perencanaan lingkungan, khususnya di wilayah sekitar TPA Antang. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Beatresia Nadia (Mahasiswa Fakultas Kehutanan Unhas)
Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.

















