PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SK PLT Pengkot TI Kendari Dipersoalkan, Pelatih Desak Pengprov TI Sultra Bertindak • Munafri Minta Pengembangan Perumahan Makassar Diikuti Sekolah dan Puskesmas • Menaker Ungkap Isi RUU Pelindungan Ketenagakerjaan di DPR • Ketika Gelar Tak Menjamin Masa Depan • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar •
Toraja UtaraWisata

Villa MBR, Rumah Adat Luwu di Kawasan Tongkonan Toraja, Alternatif Nginap Dekat Ke’te Kesu

618
×

Villa MBR, Rumah Adat Luwu di Kawasan Tongkonan Toraja, Alternatif Nginap Dekat Ke’te Kesu

Sebarkan artikel ini
Villa MBR, Rumah Adat Luwu di Kawasan Tongkonan Toraja, Alternatif Nginap Dekat Ke’te Kesu
Villa MBR berdiri berdampingan dengan tongkonan leluhur dalam satu kawasan adat yang masih aktif. (Foto: Anny Marimbunna)

TORAJA UTARA—Menginap di Toraja kini tak selalu harus di hotel modern. Di kawasan Tongkonan Belu, Lembang Pa’tanakan Lolo, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, berdiri sebuah rumah panggung kayu besar yang menawarkan pengalaman tinggal di tengah kawasan adat tongkonan leluhur. Hunian tersebut dikenal dengan nama Villa MBR.

Villa MBR berlokasi sekitar satu kilometer dari destinasi wisata budaya Ke’te Kesu, menjadikannya alternatif akomodasi strategis bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana Toraja yang autentik dan personal.

Nama MBR merupakan singkatan dari Michael, Bryan, dan Richard, tiga anak pasangan Peter Deheer dan Irene Doki’, yang kini menetap di Belanda. Gagasan membangun rumah bernuansa budaya ini mulai diwujudkan pada 2020, sebagai rumah singgah keluarga yang tetap berpijak pada akar tradisi.

Bangunan yang digunakan merupakan rumah adat Luwu Bugis yang dibeli dari kawasan Bone-Bone, Luwu Utara. Rumah kayu tersebut kemudian dipindahkan ke Toraja dan direhabilitasi dengan melibatkan arsitek, tanpa menghilangkan struktur utama aslinya.

Menurut Irene Doki’, pemilihan rumah adat Luwu Bugis didasarkan pada bentuk dan dimensinya yang luas sehingga memungkinkan difungsikan sebagai hunian keluarga besar. “Proses renovasi membutuhkan biaya yang tidak sedikit, di luar pembelian rumah adat, pemindahan, dan biaya operasional lainnya,” ujarnya.

Tiang-tiang utama rumah tetap dipertahankan dalam kondisi utuh. Interior kemudian diperkaya dengan sentuhan ukiran Toraja di sejumlah bagian ruang. Villa ini memiliki tiga kamar berukuran besar, ruang tamu di lantai atas dan bawah, dapur luas, serta gazebo di sisi kanan bangunan yang dilengkapi area barbeque. Sejumlah elemen lampu interior bahkan didatangkan langsung dari Belanda.

Villa MBR berada di lingkungan adat yang masih aktif, dengan 12 lumbung dan dua tongkonan utama dari garis keturunan leluhur keluarga. Kawasan ini juga memiliki keterkaitan kekerabatan dengan tongkonan di Ke’te Kesu, menjadikannya bagian dari lanskap budaya Toraja yang hidup.

“Kami ingin keluarga dan tamu yang datang ke Toraja bisa merasakan suasana seperti di rumah sendiri, berdampingan dengan tongkonan leluhur kami, dengan harga yang tetap terjangkau,” kata Irene.

Seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap akomodasi berbasis budaya dan pengalaman tinggal yang lebih personal, model hunian seperti Villa MBR menjadi contoh revitalisasi arsitektur tradisional tanpa kehilangan nilai historisnya.

Dengan jarak yang relatif dekat dari Ke’te Kesu, Villa MBR menawarkan alternatif menginap yang menyatu dengan kawasan adat, sekaligus mendukung penguatan sektor pariwisata dan ekonomi lokal Toraja. (4nny/Ag4ys)

Villa MBR, Rumah Adat Luwu di Kawasan Tongkonan Toraja, Alternatif Nginap Dekat Ke’te Kesu
Tampak depan Villa MBR di kawasan Tongkonan Belu, Lembang Pa’tanakan Lolo, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com