PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik •
Hiburan

“Bahut Pyar Karte Hain Tumko Sanam”, Lagu Lama yang Menyimpan Kisah Cinta Tak Terucap dari Film Saajan

433
×

“Bahut Pyar Karte Hain Tumko Sanam”, Lagu Lama yang Menyimpan Kisah Cinta Tak Terucap dari Film Saajan

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.COM—Tidak semua lagu hanya berhenti sebagai musik. Sebagian berubah menjadi kenangan. Begitulah yang terjadi ketika alunan lagu Bahut Pyar Karte Hain Tumko Sanam terdengar pelan. Bagi sebagian orang, lagu ini bukan hanya lirik, melainkan pintu yang membuka kembali wajah seseorang yang pernah begitu berarti.

Lagu ini merupakan bagian penting dari film Saajan yang dirilis pada 1991 dan dibintangi tiga aktor besar Bollywood, yakni Sanjay Dutt, Salman Khan, dan Madhuri Dixit.

Film ini bercerita tentang Aman (Sanjay Dutt), seorang pria pendiam dan sensitif yang memiliki keterbatasan fisik sejak kecil. Ia tumbuh menjadi penyair berbakat dan menulis dengan nama samaran. Puisinya dikenal luas karena mampu menyentuh perasaan banyak orang, termasuk seorang perempuan bernama Pooja (Madhuri Dixit).

Pooja jatuh cinta pada kata-kata yang ditulis Aman, tanpa pernah mengetahui siapa sosok sebenarnya di balik tulisan itu. Ia mencintai hati dan perasaan yang ia kenal melalui puisi, bukan melalui wajah atau penampilan.

Di sisi lain, Aman memiliki sahabat dekat bernama Akash (Salman Khan), pria ceria dan penuh percaya diri. Takdir kemudian mempertemukan Akash dengan Pooja. Tanpa mengetahui bahwa Pooja adalah perempuan yang mencintai puisi sahabatnya sendiri, Akash justru jatuh cinta padanya.

Konflik muncul ketika Aman menyadari bahwa perempuan yang ia cintai ternyata dekat dengan sahabatnya sendiri. Ia memilih memendam perasaannya demi kebahagiaan Akash. Aman bahkan rela mengorbankan cintanya, karena baginya, persahabatan lebih penting daripada perasaan yang tidak pernah ia ungkapkan.

Lagu Bahut Pyar Karte Hain Tumko Sanam, yang dinyanyikan oleh Anuradha Paudwal dan S. P. Balasubrahmanyam, menjadi simbol perasaan cinta yang tulus namun terpendam. Liriknya sederhana, tetapi sarat makna: pengakuan cinta yang dalam, disertai kerinduan dan keikhlasan.

Secara harfiah, kalimat tersebut berarti “Aku sangat mencintaimu, kekasihku.” Namun dalam konteks cerita, kalimat itu mencerminkan perasaan yang tidak pernah benar-benar diucapkan secara langsung. Cinta yang hidup dalam diam, tumbuh tanpa kepastian, dan bertahan meski harus dilepaskan.

Tidak sedikit penonton yang merasa terhubung dengan kisah ini. Lagu tersebut bukan hanya menjadi bagian dari film, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman emosional banyak orang. Ia mengingatkan bahwa tidak semua cinta berakhir dengan kebersamaan, tetapi tetap meninggalkan jejak yang dalam.

Lebih dari tiga dekade sejak dirilis, lagu ini masih sering didengar. Bukan hanya karena melodinya, tetapi karena kisah di baliknya. Kisah tentang cinta, pengorbanan, dan keikhlasan, tentang seseorang yang memilih mencintai, meski harus melakukannya dalam diam. (*)

Berikut video dan lirik “Bahut Pyar Karte Hain Tumko Sanam” – Soundtrack Film Saajan (1991)

 

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com