MAKASSAR—Di tengah maraknya inovasi di dunia cryptocurrency, Phi Network mencuri perhatian masyarakat Indonesia dengan klaim kemudahan “menambang” koin digital hanya bermodal smartphone. Namun, di balik popularitasnya, sebagaimana dikutip dari blockchainIndonesia.id, Rabu (12/3/2025) muncul berbagai kritik tajam yang menyoroti dugaan skema penipuan dan money game dalam operasionalnya.
Phi Network menggaet pengguna dengan konsep mining tanpa investasi besar dan sistem referral yang agresif. Pola ini menarik ribuan pengguna yang berharap mendapat keuntungan dari kepemilikan token digital. Namun, pola bisnis yang lebih bertumpu pada perekrutan anggota baru dibandingkan nilai riil aset menimbulkan tanda tanya besar.
Berbagai laporan mengindikasikan praktik mencurigakan dalam ekosistem Phi Network. Beberapa modus yang sering muncul di antaranya:
Janji Keuntungan Besar Tanpa Dasar Jelas
Pengguna dijanjikan imbal hasil besar dalam waktu singkat, mirip dengan skema money game yang bergantung pada rekrutmen anggota baru.
Penyalahgunaan Testnet
Proyek ini masih berada dalam tahap testnet, namun banyak pihak yang menyalahgunakan situasi ini untuk mengumpulkan data pengguna tanpa jaminan keamanan.
Penipuan Berbasis Identitas Palsu
Banyak akun di media sosial mengatasnamakan Phi Network untuk menjual token atau menawarkan investasi palsu.
Komunitas cryptocurrency di Indonesia juga mulai menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap aktivitas yang tidak transparan dalam platform ini.
Meskipun belum ada regulasi khusus yang menyoroti Phi Network secara langsung, beberapa platform aset digital di Indonesia telah mengeluarkan peringatan terkait transaksi mencurigakan.
Bursa kripto di Indonesia mengingatkan pengguna agar berhati-hati terhadap skema token yang belum jelas statusnya.
Forum diskusi dan media sosial dipenuhi keluhan dari pengguna yang merasa dirugikan akibat mekanisme “lockup” yang membuat mereka kesulitan mengakses token yang dimiliki.
Laporan penjualan akun oleh pengguna yang terjebak dalam sistem menunjukkan adanya pola bisnis yang tidak sehat.
Fenomena Phi Network tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap inovasi digital. Minimnya regulasi yang mengawasi proyek semacam ini membuat banyak pihak menyerukan perlunya aturan yang lebih ketat.
Masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih investasi digital dan selalu melakukan riset sebelum terjun ke dalam proyek cryptocurrency yang belum terverifikasi. Hingga regulasi lebih jelas, kehati-hatian adalah langkah terbaik untuk menghindari jebakan money game berkedok inovasi digital. (*/70n/Ag4ys)









