PROBOLINGGO—Aparat kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Insiden yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026) malam itu menewaskan empat orang dari satu keluarga.
Kanit Gakum Satlantas Polres Probolinggo, Aditya Wirakrama, mengatakan proses penyelidikan terus berjalan, termasuk pemeriksaan terhadap sopir truk trailer yang diduga mengalami rem blong.
“Masih kami dalami, termasuk kondisi kendaraan dan keterangan pengemudi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Kecelakaan bermula saat truk trailer Nissan bernomor polisi B-9625-UEJ melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo. Setibanya di lokasi kejadian, truk diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman hingga kehilangan kendali.
Truk kemudian menabrak sedan Toyota Limo Vios bernopol AG-1644-EG yang ditumpangi satu keluarga asal Blitar. Benturan keras membuat mobil ringsek dan seluruh penumpangnya meninggal dunia di lokasi.
Tak berhenti di situ, kendaraan berat tersebut terus melaju dan menghantam empat kendaraan lain di depannya, yakni pickup Daihatsu Granmax (P-8361-GL), pickup (N-8387-YH), minibus Toyota Hi-Ace (P-7022-QB), serta truk tractor head Hino (T-9698-TA).
Empat korban meninggal dunia diketahui merupakan satu keluarga asal Dusun Pundensari, Desa Jeblog, Kabupaten Blitar. Mereka adalah Sutrisno (60), Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), dan Giovano Malik Ibrahim (3).
Selain korban jiwa, satu orang pengemudi pickup Granmax, Muhammad Iswanto (33) asal Jember, mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di RSUD Wonolangan, Dringu.
Polisi telah mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Penyelidikan difokuskan pada dugaan rem blong serta kemungkinan faktor kelalaian maupun kondisi teknis kendaraan. (Ag4ys)







