JAKARTA – Presiden Joko Widodo menghadiri undangan dari ketua Dewan Perwakilan Daearh (DPD) RI Oesman Sapta Odang, Jl. Karang Asam Utara, Jakarta Selatan untuk berbuka puasa bersama di kediaman pribadinya, Kamis (31/5/2018).
Presiden RI tiba selepas adzan magrib berkumandang pukul 17.49 wita di sambut oleh Ketua DPD RI dengan mengenakan baju batik lengan panjang warna coklat, dan langsung melaksanakan shalat magrib secara berjamaah.
“Buka puasa bersama undangan dari DPD RI dan lembaga tinggi negara bersama Presiden RI Joko Widodo, kami dari anggota DPD sebagai tuan rumah,” ujar HM Yasin Welson Lajaha saat ditemui disela-sela kegiatan.
HM Yasin Welson Lajaha menjelaskan, ada banyak hikmah yang diperoleh dari buka puasa bersama diantaranya kebersamaan dan keakraban.
“Inilah keakraban tidak ada yang mengandalkan jabatannya, karena semua kita sama, inilah keagungan dan kemuliaan bulan suci ramadhan, memberikan pelajaran terbesar bagi manusia bahwa yang tertinggi diantara semuanya itu hanyalah sang pencipta,” jelasnya
Dia menambahkan bahwa hikmah yang sesungguhnya adalah bagaimana manusia mengendalikan dirinya, bagaimana manusia memahami dirinya dan merenungi tentang kehidupan ini bahwa puasa mengajarkan nilai yang sangat luar biasa dengan nuansa yang sangat manusiawi dan religius.
Diakhir wawancara bersama HM Yasin Welson Lajaha mengatakan, hal yang paling berkesan setelah mengikuti acara berbuka puasa bersama Presiden RI mengatakan perasaan haru yang luar biasa.
“Hal yang paling berkesan adalah saya bisa melihat beberapa orang penting didalamnya, kemudian bagaimana keteraturan protokoler baik dari pengawal dari Presiden dan DPD RI dan kesan yang paling penting bahwa ternyata puasa ini menjadi alat pemersatu bagi orang kecil, orang besar, orang miskin,pejabat atau apa saja, ketika kita melaksanakan ibadah pusa semua sama, yang tidak membedakan status sosial, saya sangat terharu akan hal itu,” tutupnya Lajaha. (bas/shar)


















