JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto, dijadwalkan melantik 14 pasangan Bupati dan Wakil Bupati dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan pada 6 Februari 2025 mendatang. Pelantikan ini menandai berakhirnya proses Pilkada di wilayah-wilayah tersebut setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memastikan tidak ada sengketa hukum yang tersisa.
Daerah yang kepala daerahnya akan dilantik mencakup kabupaten strategis seperti Gowa, Bantaeng, Sinjai, Bone, hingga Tana Toraja.
Nama-nama pasangan terpilih ini telah resmi diumumkan, termasuk Husniah Talerang dan Darmawangsyah Muin (Gowa), Muhammad Fathul Fauzy Nurdin dan Sahabuddin (Bantaeng), serta Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin (Bone).
Berikut daftar lengkap pasangan yang akan dilantik:
1. Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Husniah Talerang dan Darmawangsyah Muin
2. Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng, Muhammad Fathul Fauzy Nurdin dan Sahabuddin
3. Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Ratnawati Arief dan Andi Mahyanto Masda
4. Bupati dan Wakil Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin
5. Bupati dan Wakil Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam dan Muetazim Masyur
6. Bupati dan Wakil Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari dan Abustan
7. Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Suwardi Haseng dan Selle KS Dalle
8. Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan Baso Rahmanuddin
9. Bupati dan Wakil Bupati Luwu, Patahudding dan Muhammad Dhevy Bijak Pawindu
10. Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim dan Jumail Mappile
11. Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler
12. Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg dan Erianto Laso’ Paundanan
13. Bupati dan Wakil Bupati Enrekang, M Yusuf R dan Andi Tenri Liwang La Tinro
14. Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif dan Nurkanaah
Sementara itu, 11 hasil Pilkada lainnya di Sulawesi Selatan masih dalam proses sengketa di MK. Daerah-daerah tersebut meliputi Makassar, Bulukumba, Palopo, Takalar, hingga Toraja Utara. Bahkan, sengketa untuk pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan juga masih menunggu keputusan final.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Situasi yang kondusif dinilai penting untuk memastikan setiap tahap penyelesaian sengketa dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
Proses Pilkada tahun ini memang tidak lepas dari dinamika politik yang beragam. Banyak pemohon yang mengajukan gugatan ke MK lantaran merasa hasil pemilu tidak sesuai dengan harapan.
Meski begitu, pemerintah optimistis semua proses hukum akan selesai sesuai jadwal sehingga roda pemerintahan di daerah dapat segera berjalan optimal.
Pelantikan ini, Sulawesi Selatan diharapkan dapat melanjutkan pembangunan di berbagai sektor yang menjadi prioritas, di bawah kepemimpinan para Bupati dan Wakil Bupati terpilih. (*)


















