Advertisement - Scroll ke atas
Bone

Rakorwil LDII Sulsel: Sinergi untuk Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berkarakter

981
×

Rakorwil LDII Sulsel: Sinergi untuk Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Rakorwil LDII Sulsel: Sinergi untuk Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berkarakter
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sabtu (27/9/2025).

BONE—Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sabtu (27/9/2025).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Fokus Rakorwil tahun ini diarahkan pada tiga bidang penting, yakni kesehatan, pendidikan, serta pembentukan karakter dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tema yang diangkat, “Peran LDII dalam Mewujudkan Akselerasi Pencapaian Asta Cita di Sulawesi Selatan”, menjadi penegasan arah kontribusi organisasi ke depan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW LDII Sulsel Asdar Mattiro, Wakil Ketua bidang Pengabdian Masyarakat Ir Safwan Syam, Wakil Ketua bidang Pendidikan Umum dan Pelatihan Jawiana Saokani, Sekretaris Dr Nashruddin, serta jajaran pengurus lain. Rakorwil juga diikuti perwakilan pengurus dari empat kabupaten, yakni Bone, Wajo, Sidrap, dan Soppeng.

Safwan Syam menegaskan LDII siap mendukung program kesehatan nasional melalui langkah konkret.

“Kami akan beraudiensi dengan Dinas Kesehatan di kabupaten dan kota. LDII siap memfasilitasi cek kesehatan gratis, menyediakan tempat, bahkan menghadirkan pasien. Ini bentuk dukungan nyata terhadap Asta Cita Presiden di sektor kesehatan,” ujarnya.

Di bidang pendidikan, Jawiana Saokani menekankan perlunya pelatihan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, isu seperti stunting, kesehatan keluarga, hingga keterampilan ekonomi harus masuk dalam materi pelatihan.

“Pendidikan harus menyenangkan, bermakna, dan membentuk karakter. Karena itu, LDII mendorong audiensi dengan Dinas Pendidikan untuk memperkuat kapasitas guru dan menjadikan mereka pembimbing yang bisa menciptakan suasana belajar yang sehat,” jelasnya.

Program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat juga kembali digalakkan, mulai dari bangun pagi, beribadah, olahraga, makan sehat, belajar, bermasyarakat, hingga tidur cukup.

“Karakter harus dibentuk sejak rumah. Orang tua adalah guru pertama,” tambah Jawiana.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan deep learning agar siswa tidak sekadar menghafal, tetapi memahami makna dari apa yang dipelajari. Model ini menekankan empat aspek: tahu apa yang dilakukan (know what), tahu bagaimana melakukannya (know how), tahu mengapa penting (know why), serta tahu siapa teladan dan untuk siapa tindakan dilakukan (know who/whom).

Sekretaris LDII Sulsel, Dr Nashruddin, menambahkan bahwa penguatan organisasi dan administrasi menjadi fondasi penting agar program besar berjalan efektif.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Sulsel Asdar Mattiro mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi muda yang siap bersaing. Ia mendorong agar anak-anak diarahkan ke jurusan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja nasional dan global.

“Kalau ada yang mau kuliah, arahkan ke jurusan STEM: Science, Technology, Engineering, dan Mathematics. Bidang ini punya peluang besar di masa depan,” tegasnya.

Asdar juga menyinggung kebutuhan tenaga kerja di sektor pertanian dan perkebunan yang masih kurang. Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk tidak hanya ikut-ikutan dalam memilih jurusan, tetapi melihat potensi daerah serta peluang kerja yang tersedia.

Rakorwil ini menjadi penegasan keseriusan LDII Sulsel memperluas kontribusi sosialnya. Dengan mengintegrasikan nilai keagamaan, karakter, dan keterampilan praktis, LDII hadir sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sehat, cerdas, dan berkarakter. “LDII siap mempercepat capaian Asta Cita Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan,” tutup Asdar Mattiro. (*)

Rakorwil LDII Sulsel: Sinergi untuk Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berkarakter
Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan menegaskan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pencapaian Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digelar di Masjid Baitul Muttaqin, Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sabtu (27/9/2025).
error: Content is protected !!