PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone •
Internasional

Ratusan Umat Budha Myanmar Protes Rencana Kewarganegaraan bagi Rohingya

380
×

Ratusan Umat Budha Myanmar Protes Rencana Kewarganegaraan bagi Rohingya

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Ratusan umat Budha garis keras di negara bagian yang dikoyak konflik agama di Myanmar hari Minggu (19/3) memprotes rencana pemerintah untuk memberi kewarganegaraan bagi minoritas Muslim Rohingya yang tertindas.

Partai Nasional Arakan yang dominan dan kelompok umat Budha, Rakhine memimpin demonstrasi itu di Sittwe, ibukota negara bagian di mana Muslim Rohingya tinggal sebelum aksi kekerasan tahun 2012 yang memaksa mereka melarikan diri dari rumah mereka.

Rakhine adalah salah satu negara bagian yang termiskin di Myanmar dan merupakan tempat tinggal bagi sekitar satu juta warga Muslim Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan.

Banyak umat Budha dan warga Rakhine dan di seluruh Myanmar mengangap Rohingya sebagai migran gelap dari negara tetangga Bangladesh meskipun orang Rohingya sudah tinggal di Myanmar selama beberapa generasi.

Ratusan orang warga etnis Rohingya dibunuh dan puluhan ribu lainnya diusir dari rumah mereka ke kamp yang kumuh setelah kekerasan pecah pada tahun 2012.

Demonstrasi itu terjadi tiga hari setelah Komisi Penasehat Rakhine yang dipimpin mantan Sekjen PBB Kofi Annan, meminta pemerintah Myanmar untuk mempertimbangkan program yang gagal untuk memverifikasi Muslim Rohingya mendapat kewarga negaraan dan mencabut larangan-larangan mengenai pergerakan bebas.

Pemerintah sipil baru yang dipimpin Penasehat Negara Aung San Suu Kyi, menyambut baik usul yang dibuat oleh Komisi Penasehat Rakhine dan mengatakan sebagian besar rekomendasi tersebut akan “segera diberlakukan”.

Pemerintah Myanmar menarik apa yang diistilahkan sebagai kartu putih dari Muslim Rohingya dua tahun lalu dan membatalkan kewarganegaraan mereka berdasarkan UU tahun 1982. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com