PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam Semalam
Makassar

Redam Konflik, Polsek Tallo Damaikan Warga Lembo dan Layang

575
×

Redam Konflik, Polsek Tallo Damaikan Warga Lembo dan Layang

Sebarkan artikel ini
Redam Konflik, Polsek Tallo Damaikan Warga Lembo dan Layang
Pertemuan mediasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi, digelar di Posko Balla Barakka, Kecamatan Tallo, Minggu (2/3/2025). Hal ini diambil sebagai upaya pencegahan konflik yang lebih besar sekaligus penyelesaian masalah secara damai.

MAKASSAR—Polsek Tallo bergerak cepat meredam ketegangan antara warga Kelurahan Lembo dan Layang yang sempat berselisih akibat aksi saling lempar petasan.

Pertemuan mediasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi, digelar di Posko Balla Barakka, Kecamatan Tallo, Minggu (2/3/2025). Hal ini diambil sebagai upaya pencegahan konflik yang lebih besar sekaligus penyelesaian masalah secara damai.

Ketegangan antara kedua kelompok warga ini bermula dari aksi saling lempar petasan yang nyaris berujung bentrokan. Polsek Tallo tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah proaktif dengan mempertemukan kedua belah pihak untuk mencari solusi damai.

Dalam pertemuan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tallo, Iptu Saiful Basir, menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas siapa pun yang mengganggu ketertiban di wilayah hukumnya.

“Saya pastikan akan menindak setiap pelaku kriminal, terutama yang mencoba mengganggu keamanan lingkungan. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita bisa bermitra dan bersama-sama menjaga Kamtibmas,” ujar Iptu Saiful.

Ia juga mengingatkan bahwa warga Lembo dan Layang adalah tetangga yang hidup berdampingan, sehingga perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan secara musyawarah dan tidak berujung pada perselisihan yang merugikan semua pihak.

Mediasi ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat dan para orang tua sebagai saksi. Untuk memastikan situasi tetap kondusif, 20 personel Patroli Motor (Patmor) Presisi Polda Sulsel diterjunkan untuk melakukan pengamanan.

Kapolsek Tallo, Kompol H. Syamsuardi, yang memimpin langsung jalannya mediasi, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk pencegahan sekaligus penyelesaian konflik secara damai.

“Alhamdulillah, kedua belah pihak akhirnya sepakat berdamai dan tidak akan melanjutkan perselisihan. Mereka kembali hidup bertetangga seperti biasa,” kata Kapolsek.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para tokoh dan generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi dan segera melapor jika terjadi gangguan keamanan.

Pertemuan ini berakhir dengan suasana penuh keakraban. Kedua belah pihak yang sebelumnya bertikai saling bermaafan, diakhiri dengan canda tawa sebagai simbol perdamaian.

Situasi yang sempat memanas kini kembali kondusif, berkat kesigapan Polsek Tallo dalam meredam konflik dan mengedepankan penyelesaian secara damai. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com