MAKASSAR—Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan forum perangkat daerah di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan tahapan krusial dalam penyusunan perencanaan program dan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027, bukan sekadar agenda seremonial.
Hal itu disampaikan Andi Zulkifly saat membuka Forum Perangkat Daerah Dinas Penataan Ruang Kota Makassar di Hotel Novotel, Sabtu (7/2/2026). Menurutnya, forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan pemahaman lintas sektor terkait tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing OPD.
āDi forum inilah kita berdiskusi, mengevaluasi, dan menyaring seluruh masukan agar rencana kerja yang disusun benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat,ā ujar Zulkifly.
Ia menjelaskan, penyusunan Renja perangkat daerah merupakan bagian dari proses panjang perencanaan pembangunan. Untuk Tahun 2027, tahapan tersebut telah dimulai sejak 2025 melalui orientasi penyusunan RKPD dan Renja, hingga Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Zulkifly menekankan pentingnya peran Dinas Penataan Ruang dalam setiap tahapan Musrenbang, mengingat urusannya berkaitan langsung dengan kewilayahan, tata ruang, dan pengawasan pemanfaatan ruang.
āSeluruh usulan dari kelurahan, kecamatan, hasil reses DPRD, serta evaluasi program sebelumnya harus dicatat dan ditelaah sesuai tupoksi,ā tegas mantan Camat Ujung Pandang itu.
Ia juga mengingatkan agar seluruh perencanaan tetap selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memuat visi dan misi Wali Kota Makassar selama lima tahun.
āRPJMD harus disusun secara teknokratik, berbasis kajian ilmiah, realistis, dan dapat dilaksanakan,ā pungkasnya. (70n/Ag4ys/4dv)


















