PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • Husniah Tersangka, Wakil Bupati Gowa Berpeluang Ambil Alih Pemerintahan • 45 Tahun BKMT, Syifa Fauzia Lanjutkan Estafet Tutty Alawiyah • 94 Nyawa Melayang Pasca-Gempa NTT, Menagih Kehadiran Negara di Masa Krisis • Akses Pelabuhan Tonra Dipersoalkan, Klaim Laporan Warga Dibantah Polisi •
Pendidikan

Sekolah Islam Athirah Sambut 814 Peserta Didik Baru

937
×

Sekolah Islam Athirah Sambut 814 Peserta Didik Baru

Sebarkan artikel ini
Sekolah Islam Athirah Sambut 814 Peserta Didik Baru
Sekolah Islam Athirah menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (17/7/2023). Kegiatan itu sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2023-2024. MPLS tahun ini akan berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir pada hari Kamis, 20 Juli mendatang.

MAKASSAR—Sekolah Islam Athirah menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (17/7/2023). Kegiatan itu sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2023-2024. MPLS tahun ini akan berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir pada hari Kamis, 20 Juli mendatang.

Tercatat sejumlah 814 orang menjadi peserta didik baru di Sekolah Islam Athirah. Seluruhnya tersebar di tiga wilayah, Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone untuk jenjang TK, SD, SMP, dan SMA.

Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, S.T., M.Pd. mengatakan, MPLS tahun ini tidak hanya berfokus pada lima AR saja, yakni pintar, bugar, segar, tegar, dan benar. Namun, kali ini difokuskan pada kesehatan mental anak. Oleh karena itu, kata Syamril, pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang dapat membantu peserta didik menjaga kesehatan mentalnya.

“Kita ingin mendorong anak-anak kita, terutama tegarnya secara mental, mereka tegar, mereka siap secara emosional mereka sehat juga, kita banyak kerja sama, kolaborasi dengan psikolog, kolaborasi dengan kepolisian, dan lain sebagainya, pihak-pihak luar yang itu bisa membantu orang tua, membantu siswa dalam hal terkait mental dan emosionalnya,” kata Syamril.

Syamril berharap, peserta didik baru Sekolah Islam Athirah dapat memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, agar kelak mereka menjadi pribadi yang mandiri.

“Tentu kami mengharapkan anak-anak kita menggunakan waktu dengan baik, yang 6 tahun, yang 3 tahun itu sungguh waktu yang sangat berharga,” imbuhnya.

“Student today, leaders tomorrow. Mereka sekarang adalah pelajar, akan menjadi pemimpin masa depan. Dan di sini bina Islam, iman dan takwa, sains dan teknologi, leadership, akhlak yang mulia, dan mandiri. Itu semua yang akan kita dorong,” pungkas Syamril.

Sekadar informasi, Sekolah Islam Athirah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Selain MPLS, Sekolah Islam Athirah juga menggelar re-PLS bagi peserta didik lama.

Sekolah Islam Athirah merupakan salah satu sekolah Islam terbaik di Sulawesi Selatan. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website www.sekolahathirah.sch.id atau hubungi Center of Information Officer (CIO) di nomor 0823-1111-1700. (*)

Sekolah Islam Athirah Sambut 814 Peserta Didik Baru
Sekolah Islam Athirah menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (17/7/2023). Kegiatan itu sekaligus menjadi tanda dimulainya rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru untuk tahun pelajaran 2023-2024. MPLS tahun ini akan berlangsung selama tiga hari dan akan berakhir pada hari Kamis, 20 Juli mendatang.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com