MAKASSAR—Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Fuad Arfandi menghadiri kegiatan observasi terhadap wilayah yang telah diusulkan untuk menjadi percontohan kabupaten dan kota antikorupsi pada Ruang Sipakatau Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (07/8/2024).
Observasi Program Percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi di Makassar ini dilaksanakan oleh Tim Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas), Komisi Pembnerantasan Korupsi (KPK) RI.
Menurut Fuad, hadir dalam observasi program tersebut yaitu Plh Direktur Ditpermas KPK RI Andhika Widiarto bersama Spesialis Pembinaan Peran Serta Masyarakat Gerhard Harryjul dan Analis Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Wina Cahtianing Rahayu.
Tim Ditpermas KPK RI diterima langsung oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto didampingi Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Firman Hamid Pagarra bersama seluruh OPD lingkup Pemkot Makassar.
Acara tersebut lanjut Fuad bertujuan untuk menilai kesiapan serta komitmen daerah dalam mengimplementasikan praktik-praktik antikorupsi, serta diharapkan dapat mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan transparan di Makassar.
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto dalam sambutannya mengaku mensyukuri masuknya Makassar sebagai kandidat kota bebas korupsi.
“Tapi kesyukuran itu dalam bentuk tantangan bahwa kita harus wujudkan secara utuh dan maksimal soal pemerintahan yang bebas korupsi,” kata Danny Pomanto.
Ia juga mendorong OPD dan seluruh jajaran lingkup pemerintah kota untuk sama-sama mewujudkan Makassar Kota Percontohan Antikorupsi.
Untuk itu, ia mengapresiasi kehadiran KPK RI yang terus berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, bersih dan bebas korupsi.
“Dengan program ini memberikan kita sebuah transparansi yang lebih terang lagi, sehingga kita mampu melihat di mana potensi kebocoran, di mana prosedur yang belum lengkap, dan di mana pengawasan yang tertutupi, nah itu kelihatan sekali dari program ini,” tegasnya. (*/4dv)



















