PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
Internasional

AS: Selama Assad Berkuasa Perdamaian Tak Mungkin Tercapai di Suriah

385
×

AS: Selama Assad Berkuasa Perdamaian Tak Mungkin Tercapai di Suriah

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Duta besar Amerika di PBB mengatakan perdamaian di Suriah tidak mungkin dicapai kalau Presiden Bashar al-Assad berkuasa.

Dalam tanggapannya, Nikki Haley mengatakan tidak ada peluang solusi politik tercapai kalau Assad memimpin rezim itu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Rex Tillerson mengatakan mengalahkan ISIS masih prioritas di Suriah.

Dalam komentarnya untuk siaran hari Minggu pada televisi CBS, Tillerson mengatakan “prioritas pertama adalah mengalahkan ISIS,” dan “segera setelah ancaman ISIS dikurangi atau dilenyapkan, saya kira kita dapat mengalihkan perhatian langsung untuk menstabilkan keadaan di Suriah.”

Hari Sabtu, pesawat-pesawat tempur Suriah melanjutkan penerbangan dari pangkalan udara yang diserang misil Amerika hari Jumat, menurut seorang gubernur provinsi yang mengatakan pangkalan itu beroperasi dari apa yang disebutnya “tahap pertama.”

Baca Juga : Serangan Misil AS di Suriah Ancam Hubungan dengan Rusia

Komentar dari Gubernur provinsi Homs, Talal Barazai, yang dilaporkan Reuters, dikeluarkan hanya beberapa jam setelah pemerintah Suriah mengatakan serangan misil Amerika terhadap pangkalan udara Shayrat telah mengakibatkan kerusakan besar.

Barazi tidak memberi keterangan lebih jauh, dan Departemen Pertahanan Amerika mengalihkan pertanyaan mengenai keadaan di pangkalan udara itu kepada pemerintah Damaskus.

Pemantau dari Syrian Observatory for Human Rights sebelumnya mengatakan pesawat-pesawat tempur Suriah dapat lepas landas dari pangkalan itu hari Jumat dan menyerang pemberontak di bagian timur provinsi itu.

Tidak jelas apakah pesawat-pesawat dari Shayrat turut dalam serangan hari Sabtu yang menewaskan paling sedikit 18 orang sipil dekat kota kecil Sheikhoun. Kota itu diserang awal pekan lalu dengan senjata kimia yang menurut pihak berwenang ditembakkan oleh pesawat tempur Suriah atau Rusia, yang mendatangkan kecaman internasional dan serangan misil Amerika tiga hari kemudian.

Observatoy mengatakan serangan hari Sabtu mungkin dilakukan oleh pesawat tempur Rusia, yang mulai membantu operasi militer Suriah tahun lalu. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com