Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo

MAKASSAR—Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo mengaku Anggaran Dana Desa (ADD) telah memberi dampak yang sangat besar bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.

“ADD selama ini telah memberikan dampak yang sangat besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di desa bahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulsel,” ungkapnya, Rabu (13/1/2021).

Ia menjelaskan ada tiga poin utama ADD yang telah dikucurkan pemerintah pusat ke daerah.

“Tiga poin utama sasaran ADD yaitu ketahanan pangan, padat karya serta digitalisasi desa,” jelasnya.

Mantan PJ Sekda Provinsi Sulsel ini menambahkan ADD yang didapatkan setiap daerah mengalami peningkatan dan nilainya tergantung kebutuhan.

“Jadi ADD yang didapatkan setiap daerah telah diperhitungkan sesuai kebijakan pemerintah daerah masing-masing,” tuturnya.

Diketahui pada tahun 2021, Dana Desa dapat digunakan untuk program padat karya tunai, pemberdayaan UMKM, peningkatan produktivitas dan transformasi ekonomi melalui desa digital, pengembangan potensi dan produk unggulan, termasuk desa wisata, program ketahanan pangan, pengembangan infrastruktur dan konektivitas, dan program kesehatan.

Secara umum kebijakan pemerintah dalam penyaluran dana desa di tahun 2021 yaitu :

Pertama, memperkuat kesinambungan Program Padat Karya Tunai (PKT)
Peningkatan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Desa.

Kedua, meningkatkan produktivitas dan transformasi ekonomi desa melalui desa digital.

Ketiga, melanjutkan pengembangan potensi dan produk unggulan desa, termasuk desa wisata.

Keempat, memperkuat pengembangan usaha pertanian/peternakan/perikanan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, Pengembangan desa digital, dan Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas Desa.

Kelima, mendukung perbaikan fasilitas pokesdes dan polindes, pencegahan penyakit menular dan penurunan Stunting di Desa. (*)