PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut Diamankan
Internasional

Terkait THAAD, Trump Semakin Keras Terhadap Korsel

490
×

Terkait THAAD, Trump Semakin Keras Terhadap Korsel

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Kritikan Presiden Amerika Donald Trump mengenai Korea Selatan baru-baru ini, mengenai THAAD dan perdagangan, dapat mengakibatkan retaknya persekutuan Seoul-Washington, apalagi kalau, sebagaimana diperkirakan, calon presiden yang condong liberal Moon Jae-in menang dalam pemilihan presiden pekan depan.

Hari Minggu (30/4), penasehat keamanan nasional Trump, H. R, McMaster, tampaknya mengurangi makna tuntutan presiden baru-baru ini agar Korea Selatan membayar $1 milyar untuk sistem pertahanan anti-misil THAAD, yang sekarang sedang ditempatkan di daerah pedesaan bagian tenggara Semenanjung Korea.

McMaster, Minggu (30/4) berbicara dengan Kim Kwan-jin, Kepala Kantor Keamanan Nasional di Korea Selatan, mengenai keberatan pemerintah Seoul terhadap perubahan kesepakatan terkait THAAD yang dicapai tahun lalu, di mana Amerika setuju menempatkan peralatan anti-misi itu dan Korea Selatan setuju menyediakan lahan, pra-sarana dan menanggung biaya operasi.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor presiden Korea Selatan, kedua penasehat keamanan nasional “telah mengukuhkan kembali” bahwa persetujuan THAAD tetap tidak berubah tetapi bahwa McMaster menjelaskan tuntutan Trump akan $1 milyar untuk THAAD sesuai dengan perkiraan umum Amerika mengenai pembagian beban biaya pertahanan dengan negara-negara sekutu. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com