MAKASSAR—Tim Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional (Yankestrad) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dipimpin Dr. Hadi Siswoyo, mengunjungi Taman Edukasi Birma Edupark, di Jl. Geologi RT. 02/ RW. 05, Komplek Perumahan Unhas, Kelurahan Biring Romang Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa (9/11/2021) siang.
Informasi yang dihimpun Media Sulsel, kunjungan tersebut dalam rangka sosialisasi dan pembinaan kesehatan tradisional di Puskesmas dan melihat ASMAN (Asuhan Mandiri) Birma Edupark binaan Puskesmas Bangkala, yang telah didirikan sekelompok kader dari satu tahun lalu dengan cara swadaya.
Menurut salah satu staf Puskesmas Bangkala yang membidangi pembinaan ASMAN, Sri Murniati, Apt, konsep ASMAN adalah pemanfaatan tanaman obat dan akupresur untuk mengobati penyakit ringan dalam keluarga.
“Jadi Puskesmas Bangkala itu membina kader untuk mandiri menggunakan tanaman obat dan akupresur untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat di sekitarnya,” tutur Srimurniati.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Hadi mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Birma Edupark yang mampu membuat taman yang begitu menarik dan lengkap dengan biaya secara swadaya dari masyarakat.
“Ini saya pikir adalah salah satu kegiatan yang bagus. Dengan adanya dana dari masyarakat dan sinergi dari kementerian pertanian. Artinya kesehatan dan pertanian bisa membangun pemberdayaan masyarakat,” jelas dr. Hadi Siswoyo.

Sementara itu menurut salah satu pengelola Birma Edupark, Muh. Ervinlaha, kunjungan yang mendadak tersebut merupakan sebuah motivasi bagi dirinya beserta seluruh pengelola untuk lebih membuat inovasi dalam mewujudkan Birma Edupark menjadi lebih menarik dan bisa memberikan manfaat bagi warga Boring Romang.
“Tentu kami sangat bangga dengan kehadiran Tim dari Kementerian Kesehatan RI hari ini, karena dengan kehadiran beliau itu membuat kami lebih bersemangat untuk berbuat lebih baik lagi dan meyakini apa yang kami lakukan adalah hal yang sejalan dengan program yang dicanangkan pemerintah,” ungkap Ervin seraya berharap semoga kunjungan tersebut menjadi awal hadirnya perhatian dari Kemenkes untuk Birma Edupark.
Dalam kesempatan tersebut, tim Birma Edupark menjelaskan sejumlah spesies tanaman obat yang ada, juga memamerkan sejumlah produk olahan yang telah diproduksi diantaranya Sirup Rosela, Masker Bunga Rosela, Rosela Seduh, Sari Jahe dan masker daun kelor yang cukup menyita perhatian Tim Kemenkes.
Nampak hadir mendampingi Tim kemenkes dalam kunjungan dadakan tersebut diantaranya, Kabag Yankestrad Provinsi Sulsel, Kabag Yankestrad Kota Makassar, Kepala Puskesmas Bangkala, Komunitas Pecinta Lingkungan dan Tanaman Herbal serta para kader Posyandu. (70n/464ys)













