Tinjau Vaksinasi Massal 500 Guru, Presiden Berharap Dapat Kurangi Laju Penularan Covid-19
Presiden RI, Joko Widodo, meninjau pelaksanaan Festival Smart Vaksinasi Makassar, di Hotel Dalton, Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (18/3/2021).

MAKASSAR—Melanjutkan kunjungan kerjanya, Presiden RI, Joko Widodo, meninjau pelaksanaan Festival Smart Vaksinasi Makassar, di Hotel Dalton, Jalan Perintis kemerdekaan, Makassar, Kamis (18/3/2021).

Didampingi oleh Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Jokowi meninjau pelaksanaan vaksinasi massal bagi pelayan publik yang dilaksanakan oleh Pemkot Makassar.

Sekitar 20 menit, Jokowi yang mengenakan kemeja putih meninjau pelaksanaan vaksinasi sekaligus berbincang dengan calon penerima vaksin yang sedang mengantri dengan menjaga jarak.

Para penerima vaksin kali ini dari kalangan guru di Kota Makassar. Terlihat ada beberapa masyarakat yang mengenakan pakaian adat khas Sulsel, berupa baju bodo maupun pakaian adat Toraja.

Jokowi tampak berjalan sambil melihat dan berbincang dengan warga yang sedang mengantri ataupun yang tengah skrining sebelum melakukan vaksinasi oleh tenaga medis. Sesekali Jokowi tampak menyapa warga dengan mengatupkan kedua tangannya.

“Sore hari ini berkunjung ke Makassar melihat vaksinasi yang dilakukan oleh bapak Walikota (Makassar) dan Bapak Gubernur (Sulsel). Semua (vaksinasi kali ini) adalah sekitar 500-an guru,” katanya.

Diharapkan, kata dia, bisa mencapai target dari total 8 ribu yang akan vaksin. “Apabila semua sudah selesai, ada uji coba tatap muka terbatas. Dan di Bulan Juli juga akan dilakukan untuk masuk sekolah, tetapi dengan program tatap muka terbatas,” katanya.

Jika hal itu dilakukan, kata Jokowi, bisa menjadi bahan evaluasi untuk rencana sekolah tatap muka penuh pada bulan berikutnya.

“Kita harap proses vaksinasi bukan hanya dilakukan pada Provinsi Sulawesi Selatan, namun bisa dilakukan juga provinsi lain. Saya perintahkan secepat-cepatnya, sesegera mungkin melakukan vaksinasi utamanya kepada para lansia dan pelayan publik. Agar proses vaksinasi ini semakin cepat, sehingga diharapkan mengurangi laju penularan Covid-19 di negara kita,” tuturnya. (*)