MAKASSAR—Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Ciputra (UC) Makassar terlibat langsung dalam penguatan pemasaran digital UMKM lokal melalui kegiatan Social Impact Challenge (SIC) yang digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (15/12/2025). Program ini menyasar UMKM Es Candu dengan fokus pada optimalisasi strategi promosi berbasis media sosial.
Kegiatan SIC mengusung tema “Optimalisasi Strategi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Popularitas UMKM Es Candu” sebagai wujud implementasi pembelajaran berbasis dampak sosial. UMKM mitra dalam kegiatan ini adalah Es Candu, usaha minuman lokal milik Asri Rochmatin.
Pelaksanaan program melibatkan enam mahasiswa Program Studi Manajemen UC Makassar yang diketuai Livia Dewi Nathania, dengan pendampingan dosen Novika Ayu Triany, S.I.Kom., M.I.Kom. Tim mahasiswa memfokuskan pendampingan pada penguatan pemasaran digital, khususnya optimalisasi Instagram sebagai kanal promosi utama.
Pendampingan dilakukan secara intensif, mulai dari penyusunan konsep konten, pengelolaan akun bisnis, pemanfaatan fitur Instagram, hingga strategi peningkatan jangkauan dan interaksi audiens yang disesuaikan dengan karakter target pasar UMKM Es Candu.
Pendekatan ini didasarkan pada analisis pasar dan perilaku konsumen digital untuk membantu mitra membangun identitas merek yang lebih kuat serta memperluas jangkauan pasar secara berkelanjutan.
Owner UMKM Es Candu, Asri Rochmatin, mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh mahasiswa.
“Kegiatan ini sangat membantu usaha kami, terutama dalam memahami cara memanfaatkan media sosial secara lebih maksimal dan terarah,” ungkapnya.
Ketua Tim Pengusul, Livia Dewi Nathania, menjelaskan bahwa Social Impact Challenge menjadi wadah penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Harapannya, strategi yang kami terapkan dapat meningkatkan popularitas Es Candu dan memperluas jangkauan pasarnya,” jelas Livia.
Dosen pendamping, Novika Ayu Triany, S.I.Kom., M.I.Kom., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran kontekstual. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori pemasaran, tetapi juga mampu mengimplementasikannya untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Inilah bentuk pembelajaran yang relevan, di mana mahasiswa belajar sekaligus berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi lokal,” ujarnya.
Melalui Social Impact Challenge, Universitas Ciputra Makassar terus mendorong kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku UMKM.
“Program ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan UMKM Es Candu melalui strategi pemasaran digital yang tepat, sekaligus menegaskan peran mahasiswa dalam penguatan ekonomi lokal berbasis UMKM,” pungkasnya. (*)











