Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman melantik sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV dilingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bertempat di Ruang Pola, Senin, 2 November 2020.

MAKASSAR—Mutasi pejabat dilingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali bergulir, sejumlah pejabat eselon II, III, dan IV kembali dilantik oleh Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Ruang Pola, Senin, 2 November 2020.

Adapun pejabat eselon II yang dilantik yaitu . Muh. Iqbal Suhaeb sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sulsel. H. A. Bakti Haruni sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan Keuangan sub bidang pembangunan, Abdul Aziz Staf sebagai staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan Keuangan, Subbidang Keuangan.

Selanjutnya, Sulkaf S. Latief Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Subbidang Ekonomi,Abdul Haris Nawawi sebagai Direktur RSUD Labuang Baji,Andi Mappatoba sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Subbidang Pemerintahan, serta Asriadi Sulaiman dikukuhkan sebagai Kaban Kesbangpol dikarenakan perubahan Struktur OPD.

Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menekankan agar pejabat yang dilantik amanah dalam menjalankan dan melaksanakan tugasnya serta tidak menyelewengkan kewenangan.

“Pejabat yang dilantik harus amanah dalam. Menjalankan tugasnya, termasuk tidak melakukan tindakan korupsi atau melanggar hukum serta tidak boleh menyelewengkan kewenangan, dan harus adil,” tegasnya.

Ia menyebutkan dalam mengambil setiap kebijakan harus melihat asas kemaslahatan dan mudharatnya.

“Ketulusan bekerja adalah hal paling penting bagi kita semua. Dalam mengambil kebijakan, harus melihat asas kemaslahatan dan mudharatnya. Apapun dan dimanapun kita maksimalkan kinerja, dan Allah Subhanahu Wata’ala akan melihat,” sebutnya.

Wagub Sulsel juga mengaku dalam menjalankan jabatan harus kembali merenungi makna Pancasila.

“Kita harus mementingkan Nilai Ketuhanan, Keadilan, Kemanusiaan, Musyawarah, yang ada di dalam Pancasila,” pungkasnya.

Diketahui Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor: 821.23/25/2020 dan Surat Keputusan Gubernur Nomor : 821.22/24/2020 dan Surat Keputusan Gubernur 821.24/26/2020. (*)