Advertisement - Scroll ke atas
Jeneponto

Wakil Bupati Islam Iskandar Pimpin Rakor TPPS Jeneponto, Ini Pesannya

757
×

Wakil Bupati Islam Iskandar Pimpin Rakor TPPS Jeneponto, Ini Pesannya

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Islam Iskandar Pimpin Rakor TPPS Jeneponto, Ini Pesannya
Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi (Rakor) kali ini menyasar TPPS di tingkat desa dan kelurahan di Kecamatan Binamu dan Turatea.

JENEPONTO—Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jeneponto menggelar rapat koordinasi (Rakor) kali ini menyasar TPPS di tingkat desa dan kelurahan di Kecamatan Binamu dan Turatea.

Rakor diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) ini berlangsung di Gedung PKK Jeneponto, Kamis (28/8/2025).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Rakor ini dipimpin Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, selaku Ketua TPPS Kabupaten. Turut dihadiri Kepala Bappeda, Alfian Afandy Syam dan Plt Kepala DPPKB, Mustakbirin, Ketua Tim Penggerak PKK Desa/Kelurahan, Kepala Puskesmas dan Camat di wilayah Kecamatan Binamu dan Kecamatan Turatea.

Dengan adanya kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam menangani isu stunting.

Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar menekankan, pentingnya peran aktif seluruh pihak, khususnya TPPS di tingkat desa dan kelurahan, sebagai ujung tombak di lapangan.

“Penanganan stunting adalah prioritas nasional. Sinergi antara pemerintah daerah, TPPS kecamatan, TPPS desa/kelurahan, dan seluruh elemen masyarakat harus diperkuat agar intervensi yang kita lakukan tepat sasaran dan memberikan hasil yang maksimal,” kata Wakil Bupati Islam Iskandar.

Lanjut Wakil Bupati Islam Iskandar, para kader Posyandu perlu ada perhatian dalam meningkatkan peran dan fungsinya. “Kita ingin motivasi bagi para kader ini ditingkatkan sehingga kerja-kerjanya lebih meningkat lagi. Ada reward yang harus diberikan,” ujarnya.

Sedangkan, Plt Kepala DPPKB, Mustakbirin menyoroti pentingnya akurasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Tanpa data yang valid, sulit bagi kita untuk menentukan intervensi yang paling efektif. Oleh karena itu, TPPS di tingkat desa/kelurahan harus memastikan data balita stunting, ibu hamil, dan cakupan layanan kesehatan tercatat dengan baik,” paparnya.

Rapat ini juga membahas strategi intervensi yang relevan dengan kondisi spesifik di Kecamatan Turatea dan Binamu, termasuk optimalisasi posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT), serta edukasi gizi bagi ibu dan keluarga yang disampaikan Kepala Bappeda, Alfian Afandy Syam. (*)

Wakil Bupati Islam Iskandar Pimpin Rakor TPPS Jeneponto, Ini Pesannya
Rakor diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) ini berlangsung di Gedung PKK Jeneponto, Kamis (28/8/2025).
error: Content is protected !!