PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Mengajarkan Pergaulan Islami dari Ibu untuk Remaja • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker •
Makassar

Wali Kota Makassar Siap Fasilitasi Dialog Rutin Buruh dan Pengusaha

1205
×

Wali Kota Makassar Siap Fasilitasi Dialog Rutin Buruh dan Pengusaha

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Makassar Siap Fasilitasi Dialog Rutin Buruh dan Pengusaha
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menghadiri Ramah Tamah Peringatan May Day 2025 yang digelar di Hotel Sheraton Makassar, Senin (5/5/2025) malam. Kegiatan itu dihadiri ratusan buruh dan mengusung tema "May Day Is Collaboration Day".

MAKASSAR—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam menjaga hubungan harmonis antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka untuk merespons berbagai aspirasi pekerja secara cepat dan solutif.

Hal tersebut disampaikan Appi—sapaan akrab Munafri—saat menghadiri Ramah Tamah Peringatan May Day 2025 yang digelar di Hotel Sheraton Makassar, Senin (5/5/2025) malam. Kegiatan itu dihadiri ratusan buruh dan mengusung tema “May Day Is Collaboration Day”.

“Apa yang menjadi keinginan dan kemauan dari saudara-saudara serikat buruh, tentu kami Pemerintah Kota akan merespons secara maksimal,” ujar Appi dalam sambutannya.

Appi menekankan bahwa persoalan antara buruh dan pengusaha kerap muncul karena kurangnya komunikasi. Karena itu, ia menawarkan forum dialog rutin setiap bulan agar permasalahan dapat dibicarakan bersama dan dicarikan jalan keluarnya secara kolektif.

“Saya mengusulkan agar kita duduk bersama setiap bulan. Setiap persoalan dibicarakan, bulan depan kita evaluasi lagi. Begitu seterusnya hingga permasalahan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Ia menyebut, Pemkot siap menjadi fasilitator dan tuan rumah dalam pertemuan rutin tersebut, sebagai wujud nyata dukungan terhadap kesejahteraan pekerja di Kota Makassar.

Dengan pola komunikasi yang terstruktur dan terus dievaluasi, Appi berharap peringatan Hari Buruh tahun depan bisa berlangsung dalam suasana yang lebih kondusif dan penuh kebersamaan.

“Kalau kita komit, mudah-mudahan 1 Mei 2026 kita rayakan dengan duduk bersama, makan-makan, tanpa perlu mengangkat isu yang sama karena semua sudah teratasi,” tambahnya.

Appi juga mengingatkan bahwa setiap daerah memiliki dinamika buruh yang berbeda. Karena itu, kolaborasi antar pihak—serikat buruh, pengusaha, dan pemerintah—menjadi kunci untuk menjaga stabilitas hubungan industrial.

Ia pun meminta para pengusaha untuk tanggap terhadap persoalan yang dihadapi buruh, sementara Pemkot hadir sebagai penengah dan pencari solusi.

“Saya harap masukan dan aspirasi dari rekan-rekan serikat buruh bisa direspons dengan baik. Ini bagian dari upaya bersama untuk kehidupan yang lebih baik,” tutup Appi.

Dengan komitmen dialog dan sinergi lintas sektor, Pemkot Makassar berharap hubungan industrial di kota ini dapat terus berjalan dalam suasana damai dan produktif. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com