Advertisement - Scroll ke atas
Makassar

250 Anak PAUD Meriahkan Lomba Mewarnai HAN 2025 di Tribun Karebosi Makassar

1094
×

250 Anak PAUD Meriahkan Lomba Mewarnai HAN 2025 di Tribun Karebosi Makassar

Sebarkan artikel ini
250 Anak PAUD Meriahkan Lomba Mewarnai HAN 2025 di Tribun Karebosi Makassar

MAKASSAR—Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, sebanyak 250 anak usia dini dari berbagai satuan PAUD se-Kota Makassar mengikuti lomba mewarnai yang digelar Pokja Bunda PAUD Kota Makassar di Tribun Lapangan Karebosi, Rabu (23/7/2025).

Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini dirangkaikan dengan berbagai agenda menarik seperti sunat massal gratis, pertunjukan seni anak, dongeng edukatif, serta aneka hiburan.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Lomba mewarnai menjadi agenda utama, melibatkan juga anak-anak disabilitas sebagai bentuk komitmen terhadap kegiatan inklusif. Menariknya, pada 15 menit terakhir, para orang tua turut mendampingi anak-anak untuk menyelesaikan karya mereka.

Sesi pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan anak-anak down syndrome dari KOADS yang menampilkan Tari Gandrang Bulo dan Tulolonna Sulawesi. Penampilan lainnya datang dari TK Shinta Utama yang membawakan senam “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, dan mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka kegiatan ini. Keduanya menyempatkan menyapa peserta, memberi semangat dan apresiasi atas semangat mereka mengikuti lomba.

Dalam sambutannya, Melinda Aksa menegaskan pentingnya menyediakan ruang ekspresi dan pengembangan diri bagi anak-anak sejak usia dini.

“Momentum Hari Anak Nasional ini bukan sekadar perayaan, tapi perwujudan kasih sayang kita pada generasi masa depan. Setiap anak berhak bahagia, dicintai, dan diberi ruang untuk tumbuh menjadi versi terbaik dari dirinya,” ujarnya.

Melinda juga menyoroti pentingnya partisipasi anak-anak berkebutuhan khusus dalam kegiatan ini sebagai wujud nyata komitmen terhadap inklusivitas.

“Kami ingin semua anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, merasa diterima dan punya kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pokja Bunda PAUD atas penyelenggaraan kegiatan yang meriah dan tertata rapi.

Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina, menyampaikan bahwa kegiatan ini disusun inklusif dengan melibatkan berbagai OPD dan komunitas.

“Kami menggandeng Dinas Perpustakaan untuk pojok baca, serta DP3A Kota Makassar melalui PUSPAGA yang menyediakan ruang konseling untuk orang tua. Ini bentuk nyata dukungan menyeluruh terhadap tumbuh kembang anak,” jelasnya.

Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif dan menyenangkan. “Kami ingin menciptakan kenangan masa kecil yang positif bagi anak-anak,” tambah Titin.

Antusiasme juga dirasakan oleh para orang tua. Salah satunya, Rika (32), yang mengaku bangga anaknya berani tampil dan percaya diri.

“Dari pagi anak saya semangat sekali, bahkan latihan mewarnai di rumah. Saya senang karena dia percaya diri meskipun banyak peserta,” ucapnya haru.

Kemeriahan makin terasa dengan hadirnya pendongeng dari Dinas Perpustakaan Makassar serta penampilan Heru dan bonekanya Bona yang menghibur anak-anak di sela-sela penjurian.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan piagam dan hadiah menarik bagi para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, kreativitas, dan semangat yang mereka tunjukkan sepanjang kegiatan. (70n/Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!