PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • LPS Tanamkan Budaya Menabung ke 1.000 Pelajar Sulsel • Ari Ashari Ilham Tekankan Pengawasan DPRD Harus Berdampak pada Pelayanan Publik • Munafri Bawa Makassar Raih Penghargaan Kota Terbaik TP2DD 2026 • Andi Sudirman Ungkap Strategi Sulsel Percepat Ekonomi dan Keuangan Digital • 593 Anggota BPD Jeneponto Dilantik, Paris Yasir Tekankan Amanah dan Sinergi Desa • Kredit Rp4,875 Miliar Macet, BPK Bongkar Celah Pencairan Bank Sulselbar Bone •
Maros

32 Warga Dusun Tanete Maros mulai teraliri listrik PLN

1036
×

32 Warga Dusun Tanete Maros mulai teraliri listrik PLN

Sebarkan artikel ini
32 Warga Dusun Tanete Maros mulai teraliri listrik PLN
PLN berhasil menghadirkan listrik di Dusun Tanete, Desa Wanuawaru, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Guna melistriki 32 Kepala Keluarga (KK) di dusun terpencil tersebut, PLN mengeluarkan investasi sebesar Rp538 Miliar atau sebesar Rp16 juta untuk setiap KK.

MALLAWA—PLN berhasil menghadirkan listrik di Dusun Tanete, Desa Wanuawaru, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Guna melistriki 32 Kepala Keluarga (KK) di dusun terpencil tersebut, PLN mengeluarkan investasi sebesar Rp538 Miliar atau sebesar Rp16 juta untuk setiap KK.

“Dengan terlistrikinya dusun tersebut, menjadi bukti bahwa PLN terus berupaya menembus setiap tantangan guna menghadirkan keadilan energi untuk masyarakat, khususnya menghadirkan listrik hingga ke seluruh pelosok negeri,” ucap General Manager PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid.

PLN membutuhkan jarak ± 104 km dari Kota Makassar ke Kecamatan Mallawa. Sedangkan untuk mencapai Dusun Tanete, memerlukan jarak 73 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dari Kecamatan Tanete.

Untuk menghadirkan listrik di dusun tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 1,4 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 1,75 kms dan Gardu Distribusi dengan kapasitas daya sebesar 50 kilo Volt Ampere. Dengan pembangunan tersebut, kelistrikan di Dusun Tanete kini tersambung dengan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan, sehingga lebih andal.

“Untuk mencapai dusun tersebut, petugas kami harus menempuh jalanan licin yang bebatuan dengan medan yang curam. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” terang Awaluddin.

Selain sebagai penerangan, dengan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, PLN berharap hadirnya listrik dapat meningkatkan produktivitas petani dan meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah terpencil tersebut.

“Dengan hadirnya listrik kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sini,” ujar Awaluddin.

Kepala Desa Wanuawaru, Abdul Hannan mengungkapkan terimakasih dan kebahagiaannya karena sudah lama warga desa itu mengharapkan listrik.

“Sudah berpuluh-puluh tahun lamanya, Dusun kami belum menikmati listrik. Namun syukur alhamdulilah hari ini, warga bisa menikmati listrik. Terimakasih PLN,” ucap Abdul Hannan.

Warga Dusun Tanete, Ahmad Imran menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas upaya PLN menghadirkan listrik di dusunnya. Sebelum hadirnya listrik PLN, warga menggunakan pelita untuk keperluan penerangan.

“Untuk penerangan, biasanya kami menggunakan pelita dan menghabiskan 10 liter minyak tanah tiap bulannya. Mudah-mudahan dengan hadirnya listrik PLN dapat membantu perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Melalui program listrik desa hingga Juni 2021, PLN telah mencapai 99,99 persen untuk Rasio Elektrifikasi (RE) di Sulsel. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com