Advertisement - Scroll ke atas
Jeneponto

Tolak Kenaikan Harga BBM, Aktivis Kodam Turatea Sandera Mobil Kontainer di Jeneponto

1097
×

Tolak Kenaikan Harga BBM, Aktivis Kodam Turatea Sandera Mobil Kontainer di Jeneponto

Sebarkan artikel ini
Tolak Kenaikan Harga BBM, Aktivis Kodam Turatea Sandera Mobil Kontainer di Jeneponto
Puluhan aktivis kelompok demonstran yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Mahasiswa (Kodam) Turatea melakukan aksi penyanderaan mobil kontainer dan bakar ban di tengah jalan simpang empat depan kantor Polres Jeneponto. (Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)

JENEPONTO—Presiden Republik Indonesia resmi mengumumkan kenaikan harga BBM pada tanggal 3 September tahun 2022 ini.

Terkait hal tersebut, sejumlah elemen masyarakat di seluruh tanah air melakukan aksi penolakan dengan cara melakukan aksi unjuk rasa di sejumlah daerah di tanah air termasuk di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan.

Puluhan aktivis kelompok demonstran yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Mahasiswa (Kodam) Turatea melakukan aksi penyanderaan mobil kontainer dan bakar ban di tengah jalan simpang empat depan kantor Polres Jeneponto.

Kodam Turatea menuntut pemerintah pusat melalui pemerintah daerah agar mempertimbangkan dampak kenaikan BBM bagi masyarakat kecil.

“Kami Koalisi Pemuda Mahasiswa Turatea menolak kenaikan harga BBM yang telah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai asistensi dampak pandemi Covid-19,” kata kordinator aksi, Jatong Jalarambang,” Rabu (7/9/2022).

Selain itu, Jatong dan kawan-kawan menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPR RI yang dianggap tidak pro rakyat kecil.

“Kami juga melayangkan mosi tidak percaya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Jokowi-Ma’ruf bersama Kabinet Indonesia Maju yang tidak pro kepada rakyat kecil,” ungkapnya. (*)

Tolak Kenaikan Harga BBM, Aktivis Kodam Turatea Sandera Mobil Kontainer di Jeneponto
Jajaran Polres Jeneponto mengawal jalannya aksi penolakan kenaikan harga BBM. Para demonstran yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Mahasiswa (Kodam) Turatea di depan Mapolres Jeneponto, Rabu 7 September 2022. (Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)
error: Content is protected !!