MAKASSAR—Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulsel Muhammad Saleh mengatakan hingga saat ini serapan anggaran dana desa sudah mencapai 31 persen atau sekitar Rp650 Miliar.
“Sampai hari ini sudah terserap hingga 31 persen atau sekitar Rp650 milyar dari pagu anggaran sebesar Rp1,9 Triliun,” jelas Muh. Saleh, Senin (15/5/2023).
Dari total serapan anggaran dana desa (ADD) tersebut, menurut Saleh tertinggi di Kabupaten Barru sebesar 44 persen, kemudian sidrap 42 persen.
“Yang paling tinggi serapan ADD di Kabupaten Barru sebesar 44 persen, kemudian Kabupaten Sidrap 42 persen, Bantaeng 40 persen serta masih rendah Toraja Utara dan Tanah Toraja,” ulasnya.
Muh. Saleh yang juga baru saja diberi amanah tambahan oleh Gubernur Sulsel sebagai Plt. Kadis PTSP ini menambahkan serapan anggaran dana desa akan semakin maksimal hingga akhir tahun.
“Kami yakin serapan anggara ini, triwulan kedua insya allah, apa lagi ini pencairannya bukan per triwulan kalau dana desa, misalnya kalau desa mandiri dua kali pencairan, kemudian yang lain tiga kali pencairan. Insya allah kalau progres sudah on progres semua,” tambahnya.
“Kalau tahun-tahun sebelumnya pasti realisasi di atas 99 persen, tahun kemarin 99,7 persen,insya allah tahun ini juga begitu ini kita maksimalkan, rata-rata hanya terkendala administrasi,” pungkasnya. (*/4dv)













